Sumsel

Lansia 64 Tahun Tenggelam di Sungai Musi Palembang, Pencarian Masih Berlangsung

Kurnia | 22 Oktober 2026, 13:05 WIB
Lansia 64 Tahun Tenggelam di Sungai Musi Palembang, Pencarian Masih Berlangsung
Lansia 64 Tahun Tenggelam di Sungai Musi Palembang, Pencarian Masih Berlangsung. (basarnas Palembang)

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pria lanjut usia bernama Azawani (64) dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, Palembang, setelah diduga melompat dari Jembatan Musi IV pada Rabu (21/10/2026) sore.

Hingga Kamis (22/10/2026), korban belum ditemukan dan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Sebelumnya, Azawani datang ke Jembatan Musi IV dengan diantar keponakannya untuk melihat anaknya yang sedang menyelam mencari barang-barang antik di dasar Sungai Musi.

Saat tiba di lokasi, korban sempat berpesan kepada keponakannya agar kembali menjemputnya sekitar pukul 19.00 WIB.

Namun, ketika anak dan keponakannya datang untuk menjemput sekitar pukul 18.30 WIB, korban tiba-tiba melompat ke sungai. Keduanya kemudian berupaya mencari korban menggunakan perahu getek, tetapi Azawani tidak ditemukan.

Korban diduga tenggelam setelah terbawa arus Sungai Musi.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Bansos hingga Diskon Nataru 2026

Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian tersebut pada Rabu malam sekitar pukul 22.20 WIB. Tim rescue Basarnas kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mencari korban dengan menyesuaikan metode pencarian terhadap kondisi di lapangan.

“Personel kami sudah di lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR. Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan dengan menyisir permukaan sungai secara visual. Kami terus berupaya maksimal untuk menemukan korban, dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang bertugas,” kata Raymond, Kamis (22/10/2026).

Operasi pencarian melibatkan Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, PMPB, PMI, serta masyarakat setempat.

Tim membagi area pencarian seluas sekitar 6 kilometer persegi menjadi dua sektor. Penyisiran dilakukan di permukaan Sungai Musi secara visual dengan menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) dan perahu karet.

Hingga Kamis, pencarian masih terus dilanjutkan untuk menemukan keberadaan korban.

Kantor SAR Palembang juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Musi agar berhati-hati, memperhatikan kondisi arus, serta mengutamakan keselamatan saat berada di perairan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia