Sumsel

Jokowi Sebut Polemik Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Diduga Jadi Operasi Politik

Kurnia | 16 Oktober 2026, 20:00 WIB
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Diduga Jadi Operasi Politik
Presiden ke-7 RI Joko Widodo

AKURAT.CO SUMSEL Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menilai polemik tudingan ijazah palsu yang kembali menyeret namanya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berpotensi berkaitan dengan operasi politik.

Jokowi menduga isu tersebut dimanfaatkan pihak tertentu untuk menurunkan reputasi politik dirinya maupun Gibran. Ia juga menilai ada pihak lain yang ikut menunggangi polemik tersebut demi kepentingan tertentu.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menemui wartawan di kediamannya di Surakarta, Jumat (16/10/2026).

“Iya, kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik. Kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi,” kata Jokowi.

Saat ditanya apakah dugaan operasi politik itu menyasar dirinya atau Gibran, Jokowi menyebut keduanya berpotensi menjadi sasaran.

“Ya dua-duanya bisa,” ujarnya.

Menurut Jokowi, polemik mengenai ijazah tersebut juga berpotensi mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan lain. Ia menilai isu itu bisa dimanfaatkan untuk memengaruhi pandangan publik terhadap seseorang.

Meski demikian, Jokowi mengaku tidak terlalu mempersoalkan polemik yang kembali mencuat tersebut.

“Jadi menjadi ramai sekali. Tapi ya buat saya, biasa saja,” tuturnya.

Ia juga tidak menutup kemungkinan isu tersebut dimanfaatkan untuk menurunkan citra politik dirinya dan Gibran.

“Bisa saja seperti itu, bisa saja. Memang sekalian lagi operasi politik untuk men-downgrade reputasi politik seseorang,” tegas Jokowi.

Pernyataan Jokowi tersebut menjadi tanggapannya atas polemik tudingan ijazah palsu yang kembali mencuat. Namun, dugaan adanya operasi politik yang disampaikan Jokowi merupakan penilaiannya terhadap persoalan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia