Sumsel

Kapolri Suyudi Ganti Tiga Pejabat Strategis Polri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim

Kurnia | 3 Oktober 2026, 14:04 WIB
Kapolri Suyudi Ganti Tiga Pejabat Strategis Polri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. - Biro Pers Setpres

AKURAT.CO SUMSEL Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.

Pergantian tersebut mencakup posisi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam), hingga Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Surat itu juga memuat sejumlah pergantian jabatan perwira tinggi Polri lainnya.

Salah satu perubahan terjadi pada posisi Kabareskrim. Irjen Pol Asep Safrudin yang sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Riau kini dipercaya memimpin Bareskrim Polri.

Asep menggantikan Komjen Pol Syahardiantono yang selanjutnya menjadi Pati Bareskrim Polri untuk penugasan di Kantor Staf Presiden (KSP).

Selain Kabareskrim, posisi Wakabareskrim juga mengalami pergantian. Brigjen Pol Putu Putera Sadana ditunjuk menggantikan Irjen Pol Nunung Syaifuddin.

Kapolri juga menunjuk Brigjen Pol Suhermanto sebagai Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Sebelumnya, Suhermanto bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Baca Juga: 30 Pria Diduga Preman Diamankan di Palembang, Satu Bawa Sajam Diproses Hukum

Rotasi berikutnya menyasar Badan Pemelihara Keamanan Polri. Irjen Pol Hery Herjawan ditunjuk sebagai Kabaharkam menggantikan Komjen Pol Karyoto.

Karyoto selanjutnya memasuki masa pensiun dan mendapat penugasan sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Sementara itu, posisi Kadensus 88 Antiteror Polri kini dijabat Brigjen Pol Tubagus Ami Prindani. Ia sebelumnya merupakan Wakil Kadensus 88.

Tubagus Ami menggantikan Irjen Pol Sentot Prasetyo yang memasuki masa pensiun.

Polri Sebut Bagian dari Penyegaran Organisasi

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan rotasi dan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi.

Menurut Johnny, pergantian jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

"Mutasi ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Johnny, Sabtu (3/10/2026).

Ia berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan tugas yang telah berjalan.

"Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat," ujarnya.

Pergantian di sejumlah jabatan strategis tersebut menjadi bagian dari rangkaian mutasi yang dilakukan Suyudi setelah resmi menjabat sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026.

Sebelumnya, Polri juga melakukan rotasi terhadap sejumlah kapolda dan total 88 perwira tinggi serta perwira menengah. Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia