Ini Pesan Menohok Jokowi ke Presiden Baru, Jokowi: Hati-hati Dalam Mengelola Negara

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan kepada presiden terpilih 2024-2029 untuk berhati-hati dalam mengelola negara sebesar Indonesia.
“Kita harapkan kedepan pemerintah yang baru berhati-hati dalam mengellola ekonomi, APBN Indonesia. Setiap tindakan harus berhati-hati terutama dalam mengelola ekonomi, politik harus penuh kehati-hatian supaya tidak keliru mengelola negara,” ujar Jokowi dalam pembukaan Muktamar XX IMM di Palembang, Jumat (3/1/2024).
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak negara, termasuk Inggris dan Jepang, telah tergelincir ke dalam jurang resesi, sementara 96 negara lainnya meminta bantuan dari IMF.
Meskipun demikian, lembaga nasional dan internasional seperti IMF, Bank Dunia, dan Bappenas telah memperkirakan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk melompat ke status negara maju di 3 peridoe kepemimpinan kedepan.
Baca Juga: Jokowi: Indonesia Berpotensi Menjadi Negara Maju dalam 3 Periode Kepemimpinan Mendatang
"Menurut lembaga-lembaga internasional bahwa Indonesia akan menjadi negara maju," ujarnya.
Presiden Jokowi juga membahas prediksi ini dalam sebuah acara, menyoroti tantangan besar yang dihadapi, termasuk dalam hal hilirisasi sektor-sektor ekonomi.
“Sebagai contoh, dalam sektor pertambangan, upaya untuk membangun industri smelter telah dihadapi dengan berbagai kendala.,” katanya.
Meskipun sulit, Presiden Jokowi menekankan pentingnya langkah ini untuk meningkatkan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja bagi rakyat Indonesia.
Proyek smelter PT Freeport yang direncanakan akan menjadi salah satu tonggak penting dalam hal ini, diharapkan akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dengan meningkatnya nilai ekspor dan pendapatan negara.
Jokowi juga menjelaskan bahwa, saat ini saham mayroitas freepot sudah 51 persen dimiliki oleh BUMN Indonesia dan ketika industri smelter PT Freepot dibuka akan banyak membuka lapangan pekerjaan.
"Kita akan merekrut anak-anak muda Indonesia mungkin lebih dari 15-20 ribu orang di industri smelter tersbuet," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 3Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 7Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak, Cek Rincian Terbarunya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







