Sumsel

Jokowi: Indonesia Berpotensi Menjadi Negara Maju dalam 3 Periode Kepemimpinan Mendatang

Deni Hermawan | 1 Maret 2024, 21:58 WIB
Jokowi: Indonesia Berpotensi Menjadi Negara Maju dalam 3 Periode Kepemimpinan Mendatang

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa dalam peridoe 3 kepemipinan kedepan memiliki kesempatan besar menjadi negara maju.

"Menurut lembaga-lembaga internasional bahwa Indonesia akan menjadi negara maju," ujar Jokowi saat pembukaaan Muktamar XX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Palembang, Jumat (1/3/2024).

Ia juga menjelaskan dalam beberapa tahun terakhir landskap politik global itu berubah dan landskap ekonomi global juga berubah, karena distrubsi teknologi dan juga karena adanya perubahan-perubahan interaksi sosial lewat media sosial.

"Beberapa tahun ini landskap politik global dan landskap ekonomi global beruba dan kepastiannya sulit dihitung atau dikalulasikan," jelasnya.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa karena adanya perubahan interaksi sosial dan geopolitik saat ini sangat sulit dihitung bahkan ekonomi global ketidakpastiannya sulit dikalulasikan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tepis Isu Mundurnya Anggota Kabinet, Jokowi : Namanya Bulan Politik 

Tambahnya lagi, meskipun tantangannya juga sangat besar tidak dapat langsung melompat, oleh sebab itu Jokowi memberikan contoh mengenai hilirisasi tambang yang ada di PT Freepot.

"Saya kasih contoh tambang di Freepot yang sudah 55 tahun itu kita tidak tahu apakah mereka mengeskpor hanya tembaga atau ada emas nya,"

"Maka itu 9 tahun yang lalu saya paksa mereka membangun yang namanya industri smelter dan Insya Allah pada bulan Juni ini industri smelter PT Freepot akan beroperasi," katanya.

Jokowi juga menjelaskan bahwa, saat ini saham mayroitas freepot sudah 51 persen dimiliki oleh BUMN Indonesia dan ketika industri smelter PT Freepot dibuka akan banyak membuka lapangan pekerjaan.

"Kita akan merekrut anak-anak muda Indonesia mungkin lebih dari 15-20 ribu orang di industri smelter tersbuet," tutupnya.

(Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto