Pendaftaran Pimpinan OJK Dibuka hingga 2 Maret 2026, Menkeu Soroti Minimnya Figur Kelas Berat

AKURAT.CO SUMSEL Proses seleksi Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memasuki tahap pendaftaran yang dibuka hingga 2 Maret 2026. Meski sejumlah nama telah mendaftar, pemerintah menilai partisipasi figur berpengalaman dan berkaliber nasional masih belum optimal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah meninjau daftar sementara pendaftar. Namun, ia berharap lebih banyak profesional senior dari sektor jasa keuangan turut ambil bagian dalam proses seleksi tersebut.
“Saya sempat melihat daftar nama yang masuk. Mungkin masih kita tunggu figur-figur lain yang lebih berpengalaman dan berkualitas untuk ikut mendaftar,” ujar Purbaya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026)
Seleksi pimpinan OJK kali ini dinilai krusial. Dalam beberapa tahun ke depan, regulator sektor keuangan itu akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari menjaga stabilitas perbankan, memperkuat perlindungan konsumen, hingga mengantisipasi dampak gejolak ekonomi global.
Baca Juga: Anggota DPRD Muara Enim dan Anaknya Terjaring OTT Kejati Sumsel, Terima Suap Rp1,6 M Proyek Irigasi
Sebagai lembaga pengawas industri jasa keuangan nasional, OJK memegang peran sentral dalam memastikan sistem keuangan tetap sehat dan terpercaya. Karena itu, sosok pemimpin baru diharapkan memiliki rekam jejak kuat, integritas tinggi, serta pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar keuangan.
Menurut Purbaya, Indonesia memiliki banyak talenta profesional di sektor keuangan yang dinilai layak bersaing memperebutkan posisi strategis tersebut. Ia pun mendorong para figur terbaik untuk tidak ragu mengikuti proses seleksi.
“Banyak profesional yang punya kapasitas memimpin. Tantangannya memang tidak ringan, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang solid dan kredibel,” katanya.
Hingga mendekati penutupan pendaftaran, perhatian publik tertuju pada kemungkinan munculnya nama-nama besar dari kalangan regulator, perbankan, akademisi, maupun praktisi keuangan.
Kepemimpinan baru OJK nantinya akan menentukan arah pengawasan industri keuangan nasional di tengah meningkatnya kompleksitas sistem keuangan digital, inovasi produk, serta kebutuhan perlindungan konsumen yang lebih kuat.
Dengan sisa waktu pendaftaran yang masih terbuka, publik kini menanti apakah figur-figur kelas berat akan ikut meramaikan bursa calon pimpinan OJK, sekaligus memperkuat kredibilitas proses seleksi di mata masyarakat dan pelaku industri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini, Ada yang Dapat Peluang Baru hingga Harus Waspada Pengeluaran
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






