Daftar Negara yang Menolak Keanggotaan Penuh Palestina di PBB, Salah Satunya Mantan Daerah Indonesia

AKURAT.CO SUMSEL Dari 193 negara, Palestina mendapatkan dukungan dari 143 negara untuk menjadi anggota penuh PBB, 25 negara menyatakan tidak memilih (abstain) dan sembilan negara lainnya menentang.
Hal itu merupakan hasil dari voting terbaru yang digelar Majelis Umum PBB pada hari Jumat, (10/5/2024). Salah satu negara yang turut menentang kenggotaan penuh Palestina di PBB datang dari salah satu mantan daerah Indonesia yang dilepas pada tahun 1975 yakni, Papua Nugini.
Meskipun Palestina memperolah dukungan mayoritas anggota Majelis Umum PBB telah memenuhi syarat untuk bergabung sebagai anggota penuh, hal tersebut digagalkan karena Amerika Serikat menggunakan hak veto untuk menggagalkan upaya itu di Dewan Keamanan PBB lalu.
Dilansir dari laman resmi United Nations, Veto yang diberikan oleh Amerika Serikat untuk bergabungnya Palestina menandai kelima kalinya Amerika memveto resolusi Dewan sejak dimulainya permusuhan di Gaza saat ini.
Baca Juga: Solidaritas Untuk Palestina, Kemenag Sumsel Kirimkan Bantuan Uang Sebesar Rp 1,7 Miliar
Duta Besar Rusia, Vasiily Nebenzia mengatakan saat ini mayoritas mutlak masyarakat global mendukung permohonan Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB,
“Penggunaan hak veto Amerika Serikat (AS) saat ini merukan usaha yang tidak artinya untuk menghentikan jalan sejarah yang tidak bisa dihindari,” katanya.
Meskipun upaya bergabungnya Palestina sebagai anggota penuh PBB ditoal Riyad Mansour, Pengamat Tetap Negara Palestina mengatakan hak rakyatnya untuk menentukan nasib sendiri tidak pernah sekalipun tunduk pada tawar-menawar atau negosiasi,
Dengan suara begetar menahan isak tangis, Riyad Mansour menyatakan bahwa fakta bahwa resolusi ini tidak disahkan tidak akan mematahkan keinginan mereka, dan juga tidak akan menggagalkan tekad mereka.
Daftar Negara yang Menolak Keanggotaan Penuh Palestina di PBB
Berikut negara-negara yang menetang kenggotan penuh Palestina di Majelis Umum PBB, New York City pada hari Jumat.
Amerika Serikat
Argentina
Republik Ceko
Hongaria
Israel
Mikronesia
Nauru
Palau
Papua Nugini
(Dandy Dwi Putra Handho)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 4Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 5Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 6Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 7Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 8Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Menang 2-0 Atas Singapura
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









