Lindungi Komoditas Ikan Lokal, Balai Karantina Sumsel Giat Pantau Penyakit Ikan

AKURAT.CO SUMSEL Dalam upaya memperkuat ketahanan sektor perikanan dan melindungi komoditas ikan lokal dari ancaman penyakit, Balai Karantina Sumatera Selatan mengintensifkan pemantauan Penyakit Ikan Karantina (PIK).
Langkah ini bertujuan untuk mengetahui peta sebaran hama dan penyakit ikan di wilayah Sumatera Selatan.
Ketua Tim Kerja Karantina Ikan, Triyanto, mengungkapkan bahwa pemantauan PIK ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang dilakukan dua kali setahun.
Pemantauan kali ini mencakup tiga kecamatan berbeda, yaitu Lubuk Linggau Selatan 2, Lubuk Linggau Timur 2, dan Lubuk Linggau Barat 2.
“Pemantauan Penyakit Ikan Karantina adalah kegiatan rutin yang sangat penting untuk memastikan keamanan dan kesehatan komoditas perikanan di Sumsel,” kata Triyanto, Selasa (21/5/2024).
Komoditas andalan di Sumsel, seperti ikan lele, nila, dan patin, menjadi fokus utama dalam pemantauan ini. Triyanto menjelaskan bahwa jenis penyakit yang menjadi target meliputi bakteri, jamur, dan virus.
Baca Juga: DBD Mengganas! Tercatat 34 Orang Meninggal Sejak Awal Tahun di Sumsel
Di antara penyakit yang diwaspadai adalah jamur Aphanomyves invadans pada lele, virus Tilapia lake virus (TiLV) pada nila, dan bakteri Edwardsiella ictaluri.
Sementara itu, Kepala Karantina Sumsel, Kostan Manalu menambahkan bahwa pemantauan ini sangat diperlukan untuk memetakan sebaran PIK di Sumsel.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah penyebaran penyakit ikan yang dapat menyebabkan kerugian besar bagi pembudidaya ikan di wilayah tersebut.
“Dengan langkah pemantauan yang intensif, kita berharap dapat mencegah penyebaran PIK yang masuk dan keluar wilayah Sumsel, sehingga tidak menyebabkan kerugian yang besar bagi pembudidaya ikan di Bumi Sriwijaya ini,” tegas Kostan Manalu. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Daftar Kasus yang Pernah Ditangani Kamarudin Simanjutak: Korupsi E-KTP Sampai Pembunuhan Brigadr J
- 2Mutasi Pejabat Polrestabes Palembang, Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Sako Berganti
- 3Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 5Update Jadwal Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026
- 6BMKG Prediksi Hujan Merata di Sumsel Mulai Pertengahan November 2026
- 7Ramalan Zodiak Libra Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026: Asmara Harmonis, Keuangan Perlu Dijaga
- 8Sumsel United Waspadai Persikad Depok, Nasuha Soroti Masalah Fokus Pemain
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









