Sumsel

Pj Gubernur Sumsel Ajak BSI Turut Berkontribusi dalam Program Bedah Rumah Serentak dan Penanggulangan Inflasi

Deni Hermawan | 27 Februari 2024, 19:00 WIB
Pj Gubernur Sumsel Ajak BSI Turut Berkontribusi dalam Program Bedah Rumah Serentak dan Penanggulangan Inflasi

AKURAT.CO SUMSEL Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni mengungkapkan harapannya agar Bank Syariah Indonesia (BSI) Palembang dapat berperan dalam program bedah rumah serentak, penanganan stunting, dan inflasi di Sumsel. 

Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi dari Regional CEO III BSI Palembang, Wachjono, di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, pada Senin (26/2/2024).

Fatoni menyebutkan bahwa Pemprov Sumsel telah meluncurkan Gerakan Bedah Rumah Secara Serentak (GBRSS), Gerakan Pembangunan Sanitasi Serentak (GPSSS), dan Gerakan Penanganan Stunting Serentak (GPStSS) pada Rabu sebelumnya. 

“Rabu lalu, kami sudah launching GBRSS, GPSSS, dan GPStSS. BSI bisa support Gerakan Serentak ini, melalui BSI yang ada di Cabang Kabupaten/Kota. Saat ini terdata ada 8.391 unit rumah yang akan dibedah. Jumlah ini kemungkinan besar bisa bertambah. Maka silakan BSI bisa mendukung program ini,” ucap Fatoni.

Baca Juga: Targetkan 24 Desa di Kawasan Hutan Lindung Teraliri Listrik, Pj Gubernur Agus Fatoni Upayakan Langkah ini

Fatoni mengundang BSI untuk mendukung program tersebut melalui cabangnya di Kabupaten/Kota Sumsel. Saat ini, terdapat sebanyak 8.391 unit rumah yang akan dibedah, dan jumlah tersebut kemungkinan besar akan bertambah.

Selain itu, Fatoni juga menyambut baik kemungkinan kerjasama antara Pemprov Sumsel dan BSI, termasuk skema pembayaran umroh secara berangsur-angsur untuk pegawai. 

Kendala ini harap Fatoni tentu bisa dibantu dengan pola bayar kemudian. Sedangkan untuk program zakat, dia menyebut kerjasama ini bisa didiskusikan kembali antara BSI dengan Baznas.

"Silakan saja menjalin kerjasama dengan Pemprov Sumsel. Manfaatkan peluang-peluang yang ada. Apalagi BSI ini kekuatannya ada di daerah-daerah hingga pelosok,” ucapnya.

Regional CEO III BSI Palembang, Wachjono, menjelaskan bahwa BSI merupakan bank syariah terbesar di Indonesia dengan 45 cabang di Sumsel dan market share sebesar 5%. 

Pihaknya telah memberikan berbagai program pembiayaan untuk masyarakat dengan total pembiayaan mencapai Rp 4 triliun. Selain itu, BSI juga menjalankan kegiatan di bidang spiritual dengan bekerja sama dengan Baznas.

Sebagai bank syariah yang ditunjuk oleh Kementerian Keuangan, BSI berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi umat di Sumsel. Wachjono juga mengungkapkan rencana perluasan cabang BSI di beberapa daerah, termasuk Madinah, dan masih banyak lagi. 

Ia menyatakan ketertarikannya untuk menjajaki kerjasama lebih lanjut dengan Pemprov Sumsel dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. (Ril)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A