Sumsel

Pj Gubernur Agus Fatoni Terus Dongkrak Investasi di Sumsel, Dukung Pengembangan PT OKI Pulp and Paper

Deni Hermawan | 16 Maret 2024, 16:00 WIB
Pj Gubernur Agus Fatoni Terus Dongkrak Investasi di Sumsel, Dukung Pengembangan PT OKI Pulp and Paper

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus mendukung berbagai pihak yang ingin melakukan investasi di Provinsi Sumsel.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengatakan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen mendongkrak investasi di Provinsi Sumsel. Salah satunya dengan mendukung pengembangan PT OKI Pulp and Paper. 

"Kami sangat mendukung semua investasi di Sumsel. Karena itu jika ada kendala kita akan segera carikan solusinya," ujar Fatoni saat menerima audiensi jajaran direksi PT OKI Pulp and Paper di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Sumsel, Jumat (15/3/2024).

Sementara itu, terkait hambatan dalam merealisasikan investasi karena pendangkalan di area Air Sugihan, Fatoni mendorong PT Pulp and Paper bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel untuk berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. 

Baca Juga: Dukung Optimalisasi BTS dan LRT, Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Siapkan Anggaran Hingga Programkan Jadi Tujuan Wisata Transportasi

Tujuannya adalah agar rencana untuk memperdalam Alur Muara Sungai Sugihan, yang bertujuan meningkatkan keselamatan pelayaran, dapat segera dilaksanakan demi mendukung pertumbuhan investasi di Sumsel.

Bukan hanya itu saja, Fatoni juga mendorong agar PT OKI Pulp and Paper memperluas jangkauan CSR mereka. Terlebih lagi di Sumsel banyak programsalah satunya ‘Gerakan Serentak’ guna membantu kesejahteraan masyarakat secara bersama-sama.

“Sehingga beberapa program-program seperti pengendalian inflasi, penurunan angka stunting dan penurunan angka kemiskinan serta kemiskinan ekstrem dapat diatasi secara bersama-sama dengan efektif,” ujar Fatoni. 

Sementara itu, Kuasa Direksi PT OKI Pulp and Paper Mills, Gadang Harto Hartawan menguraikan bahwa berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) hingga kuartal keempat tahun 2024, nilai investasi untuk pabrik pulp dan pelabuhan laut yang sudah ada sekitar Rp54,8 triliun, sementara nilai investasi untuk pabrik kertas tisu diperkirakan sekitar Rp11,8 triliun, dengan total keseluruhan mencapai sekitar Rp66,7 triliun.

Adapun proyek pengembangan yang saat ini, pertama yakni rencana investasi project phase II (pabrik pulp) kurang lebih senilai Rp 33,9 triliyun kemudian realisasi investasi phase II kurang lebih sebesar Rp 9,6 triliyun. 

Selanjutnya terkait investasi project phase III (hilirisasi industri kertas dan tissue) kurang lebih sebesar Rp 36,3 triliyun.

Saat ini, terdapat proyek pengembangan yang pertama adalah rencana investasi untuk fase II proyek pabrik pulp dengan nilai sekitar Rp33,9 triliun, diikuti oleh realisasi investasi fase II sekitar Rp9,6 triliun. 

“Selain itu, terkait dengan investasi untuk fase III proyek hilirisasi industri kertas dan tisu diperkirakan sebesar Rp36,3 triliun,” tutupnya. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto