Sumsel

Listrik Padam Melanda 4,3 Juta Pelanggan PLN di Sumbagsel! Sumsel Baru 74% Menyala

Deni Hermawan | 5 Juni 2024, 17:00 WIB
Listrik Padam Melanda 4,3 Juta Pelanggan PLN di Sumbagsel! Sumsel Baru 74% Menyala

AKURAT.CO SUMSEL Pemadaman listrik akibat gangguan transmisi SUTT 275 kV Linggau - Lahat berdampak pada 4,3 juta pelanggan PLN di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, dan Bengkulu.

Gangguan ini juga dirasakan di wilayah sekitar seperti Lampung, Bangka Belitung (Babel), Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.

Manajer Komunikasi dan TJSL PT PLN UID Sumsel, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Iwan Arissetyadhi menjelaskan bahwa dari 4,3 juta pelanggan terdampak, sekitar 80 persen atau 3,4 juta pelanggan sudah kembali mendapatkan aliran listrik.

"Sisanya, sekitar 20 persen atau hampir satu juta pelanggan, masih dalam proses pemulihan. Kami pastikan hari ini kembali normal," jelas Iwan, Rabu (5/6/2024).

Iwan menjelaskan bahwa proses pemulihan masih berlangsung. Di Sumsel, sekitar 74 persen wilayah sudah menyala, Bengkulu 80 persen, Jambi baru sebagian, Lampung 60 persen, sementara Babel sudah sepenuhnya normal.

Baca Juga: Jutaan Pelanggan di Sumbagsel Terdampak Pemadaman Listrik Akibat Kerusakan Gardu Induk

"Terkadang masih terjadi mati hidup karena sistem masih dalam proses penstabilan dan memang butuh waktu. Kami sedang berupaya agar sistem stabil kembali," jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa fluktuasi beban pemakaian listrik terjadi setiap hari, dengan peningkatan beban pada pukul 10.00-13.00 WIB, penurunan pada pukul 14.00-15.00 WIB, dan kenaikan lagi pada pukul 17.00-21.00 WIB.

"Kami terus berupaya secara bertahap. Semalam ada naik turun karena sistem masih belum stabil, dan ini bagian dari proses penormalan beban," tambah Iwan.

Iwan menegaskan bahwa gangguan ini hampir merata di seluruh wilayah, sehingga tidak ada daerah yang paling besar atau kecil terdampak. Namun, saat ini hampir 80 persen wilayah yang terdampak sudah kembali mendapatkan pasokan listrik.

"Kami terus berupaya untuk mencapai penormalan penuh secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat," tutup Iwan.

Sementara itu, salah satu warga Maskarebet Palembang, Purwanto menjelaskan ketika listrik sudah menyala namun belum stabilnya tegangan membuat beberapa alat elektronik dirumahnya rusak.

"Itu kondisinya pas saya lagi tidur dan kebangun melihat kipas angin dirumah keluar asap lalu saya cek juga kulkas tidak menyala lagi karena tidak stabilnya arus listrik," ungkapnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto