Sumsel

Jutaan Pelanggan di Sumbagsel Terdampak Pemadaman Listrik Akibat Kerusakan Gardu Induk

Haris Ma'ani | 5 Juni 2024, 12:28 WIB
Jutaan Pelanggan di Sumbagsel Terdampak Pemadaman Listrik Akibat Kerusakan Gardu Induk

AKURAT.CO SUMSEL Jutaan pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) mengalami pemadaman listrik besar-besaran.

Manajer Komunikasi & TJSL PT PLN UID Sumsel, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Iwan Arissetyadhi mengatakan hal ini gardu induk di wilayah kerja Lahat-Lubuklinggau mengalami kerusakan.

“Pemadaman ini berdampak di tujuh wilayah UP3, mempengaruhi sekitar 2,6 juta pelanggan,” ujar Iwan, Rabu (5/6/2024).

Total pelanggan yang terkena imbas pemadaman ini mencapai 2.648.728, termasuk pelanggan VIP, dengan 95.915 gardu distribusi dan 456 penyulang turut terdampak akibat gangguan pada jaringan listrik SUTT 275 kV.

Beberapa perusahaan di wilayah terdampak juga merasakan efek dari pemadaman ini, termasuk kantor pertanian dan perkebunan di Banyuasin serta hotel-hotel di sekitar Bandara Palembang.

"Pemadaman ini berdampak signifikan pada operasional berbagai sektor, baik pertanian, perkebunan, maupun perhotelan," tambahnya.

Baca Juga: Pj Gubernur Sumsel Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir Lubuklinggau

Tujuh wilayah Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang terdampak meliputi kota/kabupaten di Sumbagsel seperti Palembang, Ogan Ilir (OI), Muara Bungo, Lahat, Lubuklinggau, Jambi, dan Bengkulu.

PLN telah mengoptimalkan segala upaya perbaikan untuk mengembalikan kondisi ke normal secepat mungkin.

Imbas pemadaman ini juga dirasakan oleh warga Palembang yang mulai mengalami kesulitan air bersih akibat terhentinya distribusi dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi.

"Listrik padam, air juga padam. Giliran kita telat bayar kena denda atau dicabut," ujar Pita, salah satu warga Palembang. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto