Sumsel

Terisolir Akibat Longsor, Masyarakat Desa Lubuk Nipis Desak Pembangunan Jalan Alternatif

Haris Ma'ani | 19 Juni 2024, 18:00 WIB
Terisolir Akibat Longsor, Masyarakat Desa Lubuk Nipis Desak Pembangunan Jalan Alternatif

AKURAT.CO SUMSEL Dua kali longsor terjadi di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) Desa Lubuk Nipis, Kecamatan Panang Enim, dalam beberapa hari terakhir.

Hal ini menyebabkan akses jalan satu-satunya untuk keluar masuk desa tertutup total.

Akibatnya, masyarakat Desa Lubuk Nipis terisolir. Peristiwa serupa juga pernah terjadi 10 tahun lalu, di mana desa terisolir selama 10 hari.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Lubuk Nipis, Dunsri, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim untuk membangun jalan alternatif.

Dia meminta pemerintah setempat segera membangun akses jalan alternatif untuk memperlancar aktivitas sehari-hari masyarakat, mengingat bahwa jalan saat ini merupakan satu-satunya akses untuk keluar masuk desa.

"Melihat jalan utama yang kerap terjadi longsor, kalau tidak ada jalan alternatif, warga kami bisa terisolir karena 10 tahun silam juga pernah terjadi longsor juga di ruas jalan desa tersebut, dan benar-benar menutup jalan desa, selama 10 hari juga kami terisolir tidak bisa keluar dan masuk kedesa," ungkapnya.

Untuk itu lanjutnya permintaan pembangunan jalan itu bukan tanpa sebab, buktinya pada saat longsor beberapa hari yang lalu, warga kesulitan untuk melintas bahkan untuk membawa salah satu warga yang sakit untuk berobatpun terpaksa berjalan kaki, dikarenakan tidak ada akses jalan lain.

Baca Juga: Profil Ucok Abdulrauf Damenta, Pj Wali Kota Palembang Baru Ternyata Direktur Habibie Institute

"Warga pun terpaksa membawa pasien yang sakit dengan cara di gotong,kami berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian pemerintah kabupaten Muaraenim untuk di carikan solusinya, karena bencana ini tidak bisa ditebak,kapan saja bisa terjadi," katanya.

Hal senada dikatakan oleh salah satu tokoh masyarakat lubuk nipis,Yones Tober, menurutnya kejadian bencana ini harus menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Muaraenim.

"Jika dalam keadaan urgen salah satunya ada warga yang sakit hendak dibawah ke puskesmas atau kerumah sakit tidak bisa melintas karena akses jalan tertutup material longsor,inikan menyulitkan masyarakat sendiri,belum lagi jika terjadi hal urgent lainnya," katanya.

Menurut Yones untuk melancarkan aktifitas masyarakat sehari-hari, pemerintah melalui dinas terkait untuk segera membangun akses jalan alternatif.

"Jika ada akses jalan alternatif aktifitas masyarakat kembali berjalan lancar baik itu membawa hasil bumi maupun warga yang hendak berobat tidak terhampat. Soalnya, bahwa ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan untuk keluar masuk Desa Lubuk Nipis. Karena longsornya menutup total badan jalan, warga tidak bisa melewatinya," tutupnya. (Ika)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto