Efektivitas Strategi PAD, Jurus Jitu Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni

AKURAT.CO SUMSEL Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni memaparkan berbagai strategi untuk menggenjot PAD dalam program siaran langsung ‘Nation Hub’ di sa;ah satu stasiun TV.
Fatoni menjelaskan bahwa kemandirian daerah sangat tergantung pada kemampuan untuk membiayai kebutuhannya sendiri, yang berarti peningkatan PAD menjadi sangat krusial.
"Otonomi daerah adalah kemandirian, yang berarti bahwa daerah harus memiliki kemampuan untuk membiayai diri mereka sendiri, sehingga semakin besar pendapatan asli daerah, semakin mandiri daerah tersebut,” ujar Fatoni, beberapa waktu lalu.
Provinsi Sumatera Selatan terus mengoptimalkan PAD melalui pajak daerah dan retribusi daerah. Usaha ini terbukti berhasil, dengan realisasi PAD Sumsel mencapai 45% dari target yang ditetapkan.
"Per hari ini realisasi PAD Sumatera Selatan sudah mencapai 45% dan ini sudah sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi, bahkan melampaui target yang sudah ditetapkan," ungkap Fatoni.
Fatoni menjelaskan bahwa ada empat sumber utama PAD: pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah, dan pendapatan lain-lain.
Dari semua sumber tersebut, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi penyumbang terbesar, mencapai 40-50% dari total PAD.
"Tahun ini kita optimis pajak kendaraan bermotor bisa lebih ditingkatkan lagi karena kami terus melakukan sosialisasi, memberikan insentif seperti penghapusan pajak progresif, dan pemutihan pajak. Dengan kebijakan ini, diharapkan pendapatan dari PKB bisa dioptimalkan," jelas Fatoni.
Dalam diskusi, Fatoni juga menyampaikan rasa syukur atas pembangunan Tol Trans Sumatera yang sangat membantu konektivitas di wilayah Sumsel.
"Masyarakat Sumatera Selatan sangat bersyukur dengan adanya Tol Trans Sumatera ini. Konektivitas menjadi sangat lancar, daerah-daerah yang sulit dijangkau kini lebih mudah diakses, sehingga perekonomian bisa berkembang dengan baik," kata Fatoni.
Fatoni juga menyoroti potensi alam Sumatera Selatan yang melimpah, seperti di sektor pertambangan, minyak dan gas, serta perkebunan, yang masih perlu dioptimalkan.
Kerja sama antara pemerintah daerah dengan BUMD, BUMN, perusahaan swasta, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat untuk memaksimalkan potensi ini.
Fatoni menekankan pentingnya inovasi dan terobosan baru di berbagai sektor untuk meningkatkan PAD. Salah satunya adalah melalui berbagai Gerakan Serentak yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sumsel, termasuk Gerakan Serentak Pengendalian Inflasi dan Gerakan Pasar Murah Serentak yang diadakan tiga kali seminggu di seluruh kabupaten/kota di Sumsel.
“Gerakan Serentak yang melibatkan semua pihak ini membuat Provinsi Sumatera Selatan mampu mengendalikan inflasi,” jelas Fatoni. *
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









