Kampanye Pilkada Palembang 2024 Dimulai, KPU Tetapkan Pembagian Zona untuk Paslon

AKURAT.CO SUMSEL Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang resmi menetapkan tiga zona kampanye untuk setiap pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Palembang 2024.
Penetapan ini diatur dalam Keputusan KPU Palembang Nomor 681 Tahun 2024 tentang jadwal dan pembagian zona kampanye pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang.
Ketiga zona kampanye tersebut mencakup Zona 1 meliputi Kecamatan Kertapati, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Jakabaring, dan Plaju; Zona 2 mencakup Kecamatan Ilir Barat I, Ilir Barat II, Bukit Kecil, Gandus, dan Alang-Alang Lebar, sedangkan Zona 3 meliputi Kecamatan Ilir Timur I, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Kemuning, Sukarame, Sematang Borang, Sako, dan Kalidoni.
"Kampanye harus dilakukan sesuai dengan zona yang telah ditetapkan untuk setiap pasangan calon," kata Komisioner KPU Palembang Divisi Sosialisasi Parmas, Devi Yulianti, Kamis(26/9/2024).
Ia menegaskan bahwa zona kampanye ini disusun untuk menjaga ketertiban dan mengatur jadwal agar setiap paslon memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan programnya kepada masyarakat.
Masa kampanye dimulai pada 25 September dan akan berlangsung hingga 23 November 2024. Setiap pasangan calon akan bergiliran melakukan kampanye di zona-zona yang telah ditetapkan.
Pada hari pertama kampanye, jadwalnya adalah sebagai berikut: Paslon nomor 1, Fitrianti Agustinda – Nandriani Octarina akan berkampanye di Zona 2, Paslon nomor 2, Ratu Dewa – Prima Salam (RDPS) akan melakukan kampanye di Zona 1, dan Paslon nomor 3, Yudha Pratomo Mahyuddin – Baharuddin** akan berkampanye di Zona 3.
Rotasi ini akan terus berlangsung selama masa kampanye. Misalnya, pada 26 September, paslon Fitrianti-Nandriani akan kampanye di Zona 3, RDPS di Zona 2, dan Yudha-Bahar di Zona 1. Rotasi berlanjut pada hari-hari berikutnya dengan pola yang sama, memastikan semua pasangan calon mendapat kesempatan kampanye yang seimbang di setiap wilayah.
Baca Juga: Penyebab Kematian Mahasiswi UIN Palembang Masih Misterius, Dokter Sebut Tidak Ada Tanda Kekerasan
"Semua paslon memiliki kesempatan yang sama, tergantung bagaimana mereka memanfaatkannya untuk menyampaikan program mereka kepada masyarakat," ujar Devi.
Selain pembagian zona, KPU Palembang juga telah menetapkan sejumlah aturan untuk pelaksanaan kampanye. Devi menjelaskan bahwa selama masa kampanye, peserta maupun petugas dilarang menggunakan atau membawa atribut atau simbol yang tidak terkait dengan paslon yang bersangkutan.
"Bagi yang mengikuti kampanye dengan kendaraan bermotor secara konvoi, diingatkan bahwa mereka harus mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku," tambah Devi.
Ia juga menegaskan bahwa kampanye hanya boleh dilaksanakan di tempat-tempat yang telah ditentukan dan diatur dalam lampiran keputusan KPU tersebut.
Setiap kampanye harus dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir paling lambat pada pukul 18.00 WIB, dengan memperhatikan waktu ibadah dan kapasitas tempat kampanye. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








