Hanya 12 Persen RTH di Palembang, Pemkot Targetkan 30 Persen pada 2028

AKURAT.CO SUMSEL Di tengah deru pembangunan perkotaan yang semakin pesat, keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi elemen vital untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Namun, Palembang yang merupakan kota besar harus berjuang untuk memenuhi target nasional RTH. Berdasarkan standar yang ditetapkan, seharusnya 30 persen dari total luas wilayah suatu kota dialokasikan sebagai RTH. Sayangnya, Palembang saat ini baru mampu menyediakan sekitar 12 persen.
“Perhitungan terakhir menunjukkan 12 persen RTH dari total luas Palembang yang mencapai 352 kilometer persegi,” ujar, Sub Koordinator Perumahan, Permukiman, dan Lingkungan Hidup Bappeda Palembang, Andrei Prima, Jumat (11/10/2024).
Menyadari pentingnya RTH untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus berupaya mencapai target 30 persen tersebut. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memanfaatkan ruang-ruang publik yang sudah ada, dengan mengintegrasikan fasilitas infrastruktur yang berkelanjutan.
“Kami dari Bappeda Palembang saat ini tengah dalam tahap pengkajian RTH, dengan tujuan memaksimalkan potensi yang ada agar dapat mencapai target 30 persen,” kata Andrei.
Baca Juga: Tangis Keluarga Siswi SMP Korban Pembunuhan: Hukuman Ini Tidak Adil, Tolong Bantu Kami, Bang Hotman
Meski baru mencapai 12 persen, Bappeda Palembang tidak tinggal diam. Mereka bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam menggarap pilot project peningkatan RTH.
Program ini melibatkan 10 Direktorat terkait yang memberikan konsultasi dan masukan, serta menyoroti pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak.
“Proyek ini bukan hanya soal menambah jumlah ruang hijau, tetapi juga memperkuat sumber daya manusia, aturan-aturan, serta menyediakan informasi yang lebih mudah diakses untuk mewujudkan pembangunan ini,” jelas Andrei.
Ia menambahkan bahwa diharapkan pada tahun 2028, dampak pembangunan RTH ini akan mulai terasa signifikan.
"Kami berharap pada tahun 2028, pembangunan ini akan mulai terlihat dampaknya, baik dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, regulasi yang lebih kuat, maupun akses informasi yang lebih mudah untuk mendukung terwujudnya proyek ini," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








