Joncik-Arifa’i Resmi Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang 2025–2030, Siap Lanjutkan Visi Madani Jilid II

AKURAT.CO SUMSEL Setelah memenangkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Empat Lawang, pasangan Joncik Muhammad dan Arifa’i akhirnya resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang untuk masa bakti 2025–2030.
"Dengan memanjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, saya, Gubernur Sumatera Selatan, dengan ini secara resmi melantik Joncik Muhammad sebagai Bupati dan Arifa’i sebagai Wakil Bupati Empat Lawang," ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru saat prosesi pelantikan, Senin (16/6/2025).
Gubernur menyampaikan keyakinannya bahwa keduanya akan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Ia berharap sinergi yang baik akan terjalin antara pemerintah provinsi dan kabupaten demi pembangunan Sumsel secara menyeluruh.
Baca Juga: Arti Filosofis di Balik Logo dan Jersey Sumsel United, Simbol Semangat, Budaya, dan Optimisme
Dalam sambutannya usai dilantik, Joncik Muhammad menegaskan komitmennya untuk melanjutkan visi dan misi pembangunan yang telah dirintis sebelumnya melalui program Empat Lawang Madani Jilid II.
"Alhamdulillah, kami akan langsung bekerja untuk mewujudkan Empat Lawang yang makmur, aman, damai, agamais, nasionalis, dan indah," kata Joncik.
Ia juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi, membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien, serta mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media massa.
Fokus SDM, Lingkungan, dan Pelayanan Publik
Selain itu, Joncik menyatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan yang berwawasan lingkungan akan menjadi fokus utama di periode ini.
Ia juga mengakui bahwa kondisi keuangan daerah tengah menghadapi tantangan besar. Namun, pihaknya berkomitmen melakukan perbaikan bertahap, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.
"RSUD Empat Lawang pernah menjadi rumah sakit kelima terbaik se-Indonesia. Ini akan kami pertahankan dan tingkatkan," ujar Joncik optimistis.
Menutup sambutannya, Joncik menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan pendekatan represif dalam menangani anak-anak berperilaku menyimpang. Ia menolak wacana pembangunan “barak anak nakal” dan memilih pendekatan berbasis pendidikan agama.
"Kami ingin anak-anak Empat Lawang mendapatkan bimbingan yang tepat, bukan sekadar penanganan yang bersifat hukuman," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 2Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 3iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 415 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









