Sumsel

Tangis Haru Iringi Pemakaman Korban Pengusaha Kemplang di Palembang, Keluarga Desak Pelaku Segera Ditangkap

Maman Suparman | 27 November 2025, 18:15 WIB
Tangis Haru Iringi Pemakaman Korban Pengusaha Kemplang di Palembang, Keluarga Desak Pelaku Segera Ditangkap

AKURAT.CO SUMSEL Isak tertahan, suara terbata, dan mata yang berkaca-kaca menggambarkan duka mendalam di pemakaman Darma Kusuma (45), korban perampokan sadis di Toko Kerupuk Suwandi.

Darma dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talang Kerikil, Kecamatan Sukarami, Kamis 27 November 2025.

Adik kandung korban, Sakinna Vagga, berusaha tegar di tengah kesedihan. Dengan suara bergetar dan sesekali menahan tangis, ia menyampaikan harapan terakhir untuk sang kakak dan pesan tegas bagi aparat penegak hukum.

“Cukup kakak saya dan istrinya saja yang jadi korban. Jangan sampai ada lagi korban lainnya. Tolong pelaku segera ditangkap,” tutur Sakinna, lirih.

Suasana pemakaman penuh keharuan. Tangis pecah ketika peti jenazah Darma mulai diturunkan ke liang lahat. Keluarga dan kerabat tak kuasa menahan duka, sebagian histeris memanggil nama almarhum.

Baca Juga: Pelaku Perampokan Pengusaha Kemplang di Palembang Ternyata Beraksi dengan Masker Hitam

Darma tewas di lokasi kejadian setelah mengalami luka tusuk saat berusaha mempertahankan hartanya dari pelaku perampokan. Sang istri, Yeni Suwandi (40), juga menjadi korban dan kini masih menjalani perawatan intensif di RS Charitas akibat luka serius.

Sakinna mengaku tak mengetahui detail kronologi kejadian, namun ia tiba setelah insiden terjadi dan langsung menyaksikan rumah sudah dipasang garis polisi.

“Di dalam rumah darah sudah banyak. Dari situ saya yakin kakak saya tidak selamat,” kenangnya.

Menurut keluarga, saat kejadian rumah sedang dihuni Darma, istrinya, seorang anak kecil, dan empat babysitter. Beruntung sang anak berada di kamar dan tidak menjadi saksi langsung aksi kekerasan tersebut.

Sakinna berharap tragedi ini tidak hanya selesai dengan proses pemakaman, tetapi menjadi momentum bagi aparat dan pemerintah untuk memperkuat keamanan lingkungan, terutama di kawasan permukiman dan usaha kecil.

“Kami tidak tahu pelaku masuk dari mana, dari belakang, samping atau atas. Semua sudah kami serahkan ke pihak berwajib. Kami mohon kejadian ini jadi perhatian,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia