Pipa Gas Pertamina Bocor di Muara Enim, Warga Gunung Raja Sempat Mengungsi

AKURAT.CO SUMSEL Kebocoran pipa gas mentah milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Field Prabumulih menghebohkan warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Jumat (23/1/2026). Insiden ini memicu kepanikan lantaran gas menyembur ke permukaan tanah disertai bau menyengat.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 10.45 WIB. Sejumlah warga yang bermukim tidak jauh dari lokasi mencium aroma gas yang sangat kuat, sebelum akhirnya melihat semburan gas menyerupai asap putih tebal keluar dari dalam tanah.
Setelah ditelusuri, kebocoran diduga berasal dari pipa gas Sales berdiameter 8 inci yang mengalami korosi. Kondisi pipa yang berkarat ditengarai tidak mampu menahan tekanan gas, sehingga menyebabkan kebocoran.
Situasi tersebut membuat warga di sekitar lokasi memilih meninggalkan rumah sementara waktu untuk mengantisipasi risiko ledakan dan kejadian yang tidak diinginkan.
Kepala Desa Gunung Raja, Sudianto, membenarkan adanya insiden kebocoran pipa gas tersebut. Ia memastikan bahwa penanganan telah dilakukan oleh pihak Pertamina.
“Petugas Pertamina langsung turun ke lokasi dan melakukan pengamanan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Sudianto saat dikonfirmasi.
Ia mengungkapkan, sejumlah warga yang rumahnya berada dekat titik kebocoran sempat mengungsi. Namun setelah kebocoran berhasil ditutup, warga kini telah kembali ke rumah masing-masing.
Baca Juga: Polda Sumsel Gerebek Gudang Gas Oplosan di Kalidoni, Empat Tersangka Diringkus
“Informasinya, pihak Pertamina juga sedang melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak. Kemungkinan akan ada bentuk kompensasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Hendry Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung berkoordinasi dengan Pertamina.
“Kami menerima laporan dari warga yang kemudian diteruskan ke Pos Security SKG. Setelah itu dilakukan pengecekan dan penutupan aliran gas di jalur pipa dari SKG 3 ke SKG 10 Prabumulih untuk mencegah kebocoran meluas,” jelasnya.
Polisi bersama pihak Pertamina juga mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi dan melarang warga mendekati area kebocoran. Pendataan terhadap warga terdampak turut dilakukan sebagai bagian dari langkah penanganan lanjutan.
“Tidak ada korban jiwa. Namun terdapat beberapa tanaman karet milik warga serta sejumlah rumah yang terdampak,” kata AKP Situmorang.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi awal, kebocoran disebabkan usia pipa yang sudah lama dan mengalami korosi. Saat ini aliran gas telah berhasil dihentikan dan kondisi dinyatakan terkendali.
“Kami mengimbau masyarakat tidak menyalakan api di sekitar lokasi. Untuk sementara, warga juga diberikan bantuan konsumsi,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pertamina belum memberikan keterangan resmi terkait insiden kebocoran pipa gas tersebut. (Ika)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini, Ada yang Dapat Peluang Baru hingga Harus Waspada Pengeluaran
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Hadapi 3 Laga
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







