Sumsel

Stok Pupuk Subsidi Awal 2026 Aman, Pusri Palembang Pastikan Petani Tak Kekurangan  

Maman Suparman | 23 Januari 2026, 12:54 WIB
Stok Pupuk Subsidi Awal 2026 Aman, Pusri Palembang Pastikan Petani Tak Kekurangan  

AKURAT.CO SUMSEL PT Pusri Palembang, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di seluruh wilayah rayon tanggung jawabnya dalam kondisi aman pada awal tahun 2026. Kepastian ini diberikan untuk menjamin kebutuhan petani tetap terpenuhi sekaligus mendukung kelancaran musim tanam.

Hingga 21 Januari 2026, Pusri telah menyiapkan stok fisik pupuk urea bersubsidi sebanyak 21.302,27 ton yang tersimpan di Gudang Lini II dan Lini III di berbagai wilayah rayon Pusri Palembang. Selain itu, tersedia pula pupuk NPK bersubsidi sebanyak 9.334,20 ton yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan petani.

Kesiapan tersebut menandai komitmen Pusri dalam mendukung sektor pertanian nasional sejak hari pertama tahun 2026. Penyaluran pupuk bersubsidi yang dimulai sejak 1 Januari 2026 juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah, mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, hingga lembaga pengawas seperti Ombudsman, Satgassus Polri, Satgas Pangan, serta Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3).

Dalam hal alokasi, Pusri terus bersinergi dengan pemerintah agar distribusi pupuk bersubsidi dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Baca Juga: Tutup Produksi 2025, Pusri Siap Perkuat Operasional dan Transformasi di 2026

Berdasarkan ketetapan pemerintah melalui SK Kepmentan Nomor 1360 dan SK Kepmentan Nomor 1397 Tahun 2026, alokasi pupuk bersubsidi hingga Januari 2026 ditetapkan sebesar 1.513.630 ton untuk urea dan 367.615 ton untuk NPK.

Sementara itu, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di seluruh rayon Pusri hingga 21 Januari 2026 tercatat mencapai 101.984 ton urea dan 26.509 ton NPK. Capaian ini menunjukkan bahwa distribusi pupuk telah berjalan dan diharapkan mampu mencukupi kebutuhan petani di berbagai daerah.

VP Komunikasi dan Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas pasokan pupuk bersubsidi demi mendukung keberlanjutan produksi pertanian nasional.

“Sebagai produsen, kami memastikan stok pupuk bersubsidi tersedia sesuai dengan ketentuan pemerintah. Pupuk tersebut siap ditebus oleh petani terdaftar dengan membawa KTP, sehingga petani yang memenuhi syarat dapat langsung memperoleh pupuk sesuai alokasi yang telah ditetapkan,” ujar Rustam.

Ia juga menambahkan bahwa Pusri secara konsisten melakukan pengawasan terhadap jalannya distribusi agar pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak.

Melalui kesiapan stok dan pengawasan distribusi yang ketat, Pusri berharap dapat memberikan kontribusi maksimal bagi sektor pertanian Indonesia sepanjang 2026, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia