Sumsel

5 Film Nostalgia Indonesia yang Enak Ditonton Bareng Keluarga, Penuh Kenangan dan Nilai Kehangatan

Maman Suparman | 1 Januari 2026, 11:00 WIB
5 Film Nostalgia Indonesia yang Enak Ditonton Bareng Keluarga, Penuh Kenangan dan Nilai Kehangatan

AKURAT.CO SUMSEL Menikmati waktu bersama keluarga tak selalu harus di luar rumah. Menonton film Indonesia bertema nostalgia bisa menjadi pilihan hiburan yang sederhana namun bermakna.

Selain menghadirkan kisah masa lalu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, film-film ini juga sarat pesan moral, kebersamaan, dan nilai kekeluargaan.

Berikut lima film nostalgia Indonesia yang hingga kini masih layak ditonton bersama keluarga, lintas generasi.

1. Petualangan Sherina (2000)

Film musikal legendaris ini menjadi ikon perfilman anak Indonesia. Kisah Sherina dan Sadam yang penuh petualangan, lagu-lagu ceria, serta pesan tentang keberanian dan persahabatan menjadikan film ini tetap relevan hingga sekarang.

Cocok ditonton bersama anak-anak sekaligus membangkitkan kenangan masa kecil orang tua.

2. Laskar Pelangi (2008)

Diangkat dari novel karya Andrea Hirata, film ini menyuguhkan cerita perjuangan anak-anak di Belitung dalam menggapai pendidikan.

Nuansa pedesaan, persahabatan, dan semangat pantang menyerah menjadikan Laskar Pelangi film keluarga yang inspiratif dan penuh kehangatan.

3. Denias, Senandung di Atas Awan (2006)

Film ini mengangkat kisah anak Papua yang berjuang mendapatkan pendidikan layak.

Dengan latar alam Indonesia yang indah dan cerita yang menyentuh, Denias mengajarkan arti mimpi, pengorbanan, dan kasih sayang keluarga.

4. Si Doel the Movie (2018)

Berangkat dari sinetron legendaris era 1990-an, Si Doel the Movie menghadirkan nostalgia kehidupan Betawi yang sederhana dan penuh nilai kekeluargaan.

Konflik cinta dan hubungan orang tua-anak disajikan dengan hangat, membuat film ini cocok ditonton lintas generasi.

5. Naga Bonar Jadi 2 (2007)

Film ini memadukan komedi dan drama keluarga dengan latar perubahan zaman.

Karakter Naga Bonar yang khas mengajarkan tentang nasionalisme, hubungan ayah dan anak, serta benturan nilai tradisional dan modern yang relevan hingga kini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia