Sumsel

Sumsel Dukung 800 Ribu Akad KUR, Herman Deru: Modal Saja Tak Cukup Tanpa Keterampilan

Maman Suparman | 22 Oktober 2025, 22:00 WIB
Sumsel Dukung 800 Ribu Akad KUR, Herman Deru: Modal Saja Tak Cukup Tanpa Keterampilan

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  Herman Deru menegaskan bahwa pemberian modal usaha melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus diiringi dengan peningkatan keterampilan dan literasi keuangan agar benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi rakyat.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menyaksikan penandatanganan 800.000 akad KUR yang digelar serentak di 38 provinsi secara virtual dari Graha Bina Praja, Palembang, Selasa (21/10/2025). Di Sumatera Selatan sendiri, kegiatan ini diikuti 300 debitur dari berbagai kabupaten/kota.

“Program KUR ini bukan sekadar penyaluran dana, tapi juga bentuk kehadiran negara dalam mendorong pelaku UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, akses permodalan hanyalah satu bagian dari ekosistem pengembangan usaha. Faktor keterampilan, inovasi, dan kemampuan membaca peluang pasar dinilai jauh lebih penting agar UMKM bisa bertahan dan berkembang.

“Modal bisa diberikan, tapi tanpa kemampuan mengelola dan membaca pasar, usaha akan stagnan bahkan gagal,” tegasnya.

Baca Juga: UMK dan UMSK 2026 di Sumsel Dipastikan Naik, Ini Daftar Daerah yang Tetapkan Upah Baru

Herman Deru juga mengingatkan agar masyarakat tidak salah kaprah dalam memahami KUR. “Kredit ini bukan hibah. Setelah menerima, pelaku usaha harus bertanggung jawab untuk mengembalikan sesuai perjanjian,” katanya.

Ia menyoroti masih tingginya angka kredit macet (NPL) pada sektor UMKM yang disebabkan oleh minimnya literasi keuangan. Untuk itu, ia mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan perbankan agar memperkuat pendampingan bagi debitur.

“Edukasi pasca penyaluran itu penting. Kita ingin pelaku usaha tidak hanya menerima dana, tapi juga memahami cara mengelola arus kas, mencatat transaksi, dan merancang strategi pemasaran,” tambahnya.

Dengan skema plafon mulai Rp50 juta hingga Rp500 juta, program KUR diharapkan mampu mempercepat laju ekonomi daerah dan membuka peluang usaha baru di berbagai sektor produktif di Sumatera Selatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia