Sumsel Dukung 800 Ribu Akad KUR, Herman Deru: Modal Saja Tak Cukup Tanpa Keterampilan

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan bahwa pemberian modal usaha melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus diiringi dengan peningkatan keterampilan dan literasi keuangan agar benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi rakyat.
Pernyataan itu ia sampaikan saat menyaksikan penandatanganan 800.000 akad KUR yang digelar serentak di 38 provinsi secara virtual dari Graha Bina Praja, Palembang, Selasa (21/10/2025). Di Sumatera Selatan sendiri, kegiatan ini diikuti 300 debitur dari berbagai kabupaten/kota.
“Program KUR ini bukan sekadar penyaluran dana, tapi juga bentuk kehadiran negara dalam mendorong pelaku UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing,” ujar Herman Deru.
Menurutnya, akses permodalan hanyalah satu bagian dari ekosistem pengembangan usaha. Faktor keterampilan, inovasi, dan kemampuan membaca peluang pasar dinilai jauh lebih penting agar UMKM bisa bertahan dan berkembang.
“Modal bisa diberikan, tapi tanpa kemampuan mengelola dan membaca pasar, usaha akan stagnan bahkan gagal,” tegasnya.
Baca Juga: UMK dan UMSK 2026 di Sumsel Dipastikan Naik, Ini Daftar Daerah yang Tetapkan Upah Baru
Herman Deru juga mengingatkan agar masyarakat tidak salah kaprah dalam memahami KUR. “Kredit ini bukan hibah. Setelah menerima, pelaku usaha harus bertanggung jawab untuk mengembalikan sesuai perjanjian,” katanya.
Ia menyoroti masih tingginya angka kredit macet (NPL) pada sektor UMKM yang disebabkan oleh minimnya literasi keuangan. Untuk itu, ia mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan perbankan agar memperkuat pendampingan bagi debitur.
“Edukasi pasca penyaluran itu penting. Kita ingin pelaku usaha tidak hanya menerima dana, tapi juga memahami cara mengelola arus kas, mencatat transaksi, dan merancang strategi pemasaran,” tambahnya.
Dengan skema plafon mulai Rp50 juta hingga Rp500 juta, program KUR diharapkan mampu mempercepat laju ekonomi daerah dan membuka peluang usaha baru di berbagai sektor produktif di Sumatera Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 3Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 4Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 5Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 6Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Menang 2-0 Atas Singapura
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Sinopsis Avengers Endgame Endcore 2026, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









