Sumsel

Nostalgia Lagu Religi 2000-an yang Selalu Menghiasi Bulan Puasa

Maman Suparman | 18 Maret 2025, 11:00 WIB
Nostalgia Lagu Religi 2000-an yang Selalu Menghiasi Bulan Puasa

AKURAT.CO SUMSEL Setiap bulan Ramadan tiba, nuansa religius semakin terasa, bukan hanya dari ibadah yang meningkat tetapi juga dari musik yang mengiringi momen-momen spesial.

Pada era 2000-an, industri musik Indonesia banyak menghadirkan lagu-lagu religi yang begitu populer dan masih dikenang hingga sekarang.

Beberapa lagu religi di era tersebut bahkan menjadi anthem Ramadan yang diputar di berbagai tempat, mulai dari televisi, radio, hingga pusat perbelanjaan.

Nama-nama besar seperti Opick, Ungu, Snada, hingga Gigi ikut meramaikan genre religi dengan karya-karya mereka yang mendalam dan penuh makna.

Deretan Lagu Religi yang Hits di Era 2000-an

1. Tombo Ati – Opick (2005)

Lagu ini menjadi salah satu lagu religi paling legendaris. Liriknya yang sederhana namun penuh makna menjadikan Tombo Ati begitu melekat di hati banyak orang.

Opick, yang dikenal sebagai musisi religi, terus melahirkan lagu-lagu spiritual lainnya setelah kesuksesan lagu ini.

2. Andai Ku Tahu – Ungu (2012)

Lagu ini menggambarkan tentang seseorang yang sedang menyesali dosa-dosanya di bumi yang selalu terbayang-bayang olehnya.

3. Ketika Cinta Bertasbih – Melly Goeslaw & Amee (2008)

Lagu ini merupakan soundtrack dari film dengan judul yang sama dan langsung populer di kalangan pecinta musik religi.

Melodi khas Melly Goeslaw dengan lirik yang puitis membuatnya begitu digemari.

4. Perdamaian – Gigi (2005)

Band Gigi juga turut meramaikan industri musik religi dengan merilis album Raihlah Kemenangan.

Salah satu lagu paling terkenalnya adalah Perdamaian, yang menyerukan pesan kedamaian dan persatuan.

5. Shalawat Badar – Haddad Alwi & Sulis (2002)

Lagu shalawat ini menjadi favorit di era 2000-an, terutama saat dinyanyikan oleh duet Haddad Alwi dan Sulis.

Suara merdu Sulis yang masih remaja saat itu memberikan kesan syahdu bagi pendengarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia