Sumsel

Cuaca Tak Menentu, Kasus ISPA di Sumsel Naik 551 Kasus dalam Sebulan

Maman Suparman | 16 Oktober 2025, 17:31 WIB
Cuaca Tak Menentu, Kasus ISPA di Sumsel Naik 551 Kasus dalam Sebulan

AKURAT.CO SUMSEL Cuaca yang tak menentu di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) belakangan ini membuat masyarakat harus lebih waspada terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, kasus ISPA tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam tiga bulan terakhir.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa, mengungkapkan bahwa sejak Juli hingga September 2025, tren kasus ISPA terus menunjukkan kenaikan.

“Pada Juli tercatat ada 45.170 kasus, Agustus 48.194 kasus, dan September 48.745 kasus. Artinya, terjadi peningkatan sekitar 551 kasus atau 0,6 persen dalam sebulan terakhir,” kata Ira, Kamis (16/10/2025).

Menurutnya, perubahan cuaca ekstrem dari panas terik ke hujan deras dalam waktu singkat berpotensi menurunkan daya tahan tubuh, sehingga masyarakat lebih mudah terserang batuk, pilek, demam, hingga ISPA.

“Cuaca yang tidak stabil membuat virus dan bakteri penyebab ISPA lebih mudah menyebar, terutama di wilayah padat penduduk seperti Palembang, Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Lahat,” jelasnya.

Baca Juga: Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Kelingi, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Meski terjadi peningkatan, Ira menuturkan angka kasus tahun ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2023.

“Pada September 2023, tercatat 52.183 kasus ISPA, sedangkan tahun ini 48.745 kasus,” ujarnya.

Ia menambahkan, ISPA mencakup semua keluhan yang berkaitan dengan batuk, kesulitan bernapas, dan demam yang berlangsung kurang dari dua minggu. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh rendah.

Untuk mencegah penularan, masyarakat diimbau menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta memperbanyak konsumsi air putih.

“Minum air putih yang cukup, jangan tunggu sampai haus. Ini penting untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan agar tidak mudah terinfeksi,” pesan Ira.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia