Sumsel

Sensasi Kuliner Legendaris Palembang: Menikmati Kelezatan Pempek Panggang Pakde Mantep yang Telah Berdiri Sejak 1980an

Deni Hermawan | 20 Januari 2024, 14:41 WIB
Sensasi Kuliner Legendaris Palembang: Menikmati Kelezatan Pempek Panggang Pakde Mantep yang Telah Berdiri Sejak 1980an

AKURAT.CO SUMSEL Kota Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, tidak hanya terkenal dengan keindahan Sungai Musi dan jembatan Ampera.

Kota ini  juga dikenal dengan kekayaan kuliner yang khas dan lezat. Salah satu kuliner yang menjadi kebanggaan masyarakat Palembang adalah pempek.

Kali ini kita akan menelusuri salah satu kuliner yang legendaris sejak tahun 1980 yang menawarkan varian pempek panggang.

Baca Juga: Makanan Khas Palembang Sejak Abad 20! Ini Resep dan Cara Membuat Pempek Lenggang yang Mudah dan praktis

Adalah Pempek Panggang Pakde Mantep, terletak di Jl Kolonel Atmo Palembang.

Pempek panggang Pakde Mantep tidak sekadar warung pempek biasa. Sejak berdiri pada tahun 1980, warung ini telah menciptakan keunikan tersendiri dalam proses pembuatan pempek panggang. 

Menggunakan banyak ikan dari sagu dalam komposisinya, pempek panggang Pakde Mantep memberikan cita rasa yang kaya dan autentik.

Proses pembuatan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi menjadikan pempek panggang Pakde Mantep bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga bagian dari warisan kuliner yang dilestarikan dengan cermat. 

Harganya yang terjangkau, sekitar Rp4.000 per buah, membuatnya menjadi pilihan favorit bagi banyak kalangan. 

Untuk itu, jika berkunjung ke Kota Palembang, belum lengkap rasanya jika belum mencoba makan pempek panggang Pakde Mantep.

Cuka Pempek yang Mengoda Selera

Kelezatan pempek panggang Pakde Mantep tidak hanya terletak pada proses pembuatannya yang unik, tetapi juga pada penggunaan cuka kental yang menjadi pelengkap sempurna. 

Cuka ini tidak hanya memberikan sentuhan asam yang segar, tetapi juga memiliki tingkat kepedasan yang pas, menciptakan harmoni rasa yang memanjakan lidah.

Penjual pempek panggang Pakde Mantep, Amin, dengan bangga mengungkapkan bahwa mereka mampu melayani 100 hingga 200 pembeli setiap harinya. 

Setiap hari buka dari pukul 08.00 hingga pukul 17.00 WIB. 

Amin, pemilik Pakde Mantep, tidak hanya berfokus pada menjual pempek panggang, tetapi juga menawarkan kelezatan cuka yang ditawarkan di warungnya. 

Dia menjamin bahwa setiap sajian pempek panggang Pakde Mantep yang dicampur dengan cuka, sangat pas untuk selera masyarakat Palembang.

"Kami menjamin pempek panggang dicampur cuka ini pas untuk di lidah masyarakat Kota Palembang," ungkap Amin saat dibincangi, pada Sabtu (20/1/2024). 

Salah satu pembeli setia pempel Pakde Mantep, Febri (40), mengakui kepuasannya setelah mencicipi pempek panggang tersebut.

Dengan penuh semangat, dia mengungkapkan bahwa rasa pempek panggang tersebut sungguh pas di lidahnya dan kombinasi dengan cuka menambah kenikmatan kuliner ini.

"Ya pak, ketika saya makan pempek panggang rasanya pas, begitu pun dicampur cuka terasa di lidah," terangnya. 

Dengan sejarah panjang, keunikan dalam proses pembuatannya, pempek panggang Pakde Mantep patut menjadi salah satu pilihan.

Bagi anda yang berkesempatan berkunjung ke Kota Palembang tidak lengkap rasanya, jika tanpa mencicipi kenikmatan pempek panggang Pakde Mantep yang legendaris. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A