Sumsel

Banjir Bandang di Lawang Kidul Muara Enim Terjang 1.703 KK, Warga Diminta Waspada

Deni Hermawan | 23 Mei 2024, 18:30 WIB
Banjir Bandang di Lawang Kidul Muara Enim Terjang 1.703 KK, Warga Diminta Waspada

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 1.703 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Lawang Kidul menjadi korban banjir yang terjadi, Kamis (23/5/2024).

"Untuk data sementara, tercatat ada 1.703 KK yang menjadi korban banjir, dengan jumlah jiwa sebanyak 8.385," kata Camat Lawang Kidul, Andrille Martin, saat dikonfirmasi oleh wartawan.

Rincian jumlah korban menunjukkan bahwa Desa Lingga menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 900 KK dan 4.500 jiwa.

"Kemudian kelurahan Tanjung Enim sebanyak 332 KK dan 1.660 jiwa, pasar Tanjung Enim sebanyak 232 KK dan 998 jiwa, Desa Tegal Rejo sebanyak 110 KK dan 550 jiwa, Desa Keban Agung sebanyak 75 KK dan 450 jiwa, Desa Darmo sebanyak 30 KK dan 107 Jiwa, dan Kelurahan Tanjung Enim Selatan sebanyak 24 KK dan 120 jiwa," ungkapnya.

Saat ini, kondisi air sudah mulai surut, namun pihak kecamatan tetap siaga menghadapi kemungkinan banjir susulan.

Baca Juga: Cerita Korban Banjir di Muara Enim, Dewi : Makanan yang Akan Dijual Akhirnya Dibagi-bagikan, Tapi Kami Butuh Susu Untuk Anak

"Kami masih siaga banjir karena menurut BMKG, kondisi cuaca hari ini dan esok hari di Lawang Kidul masih akan turun hujan. Saya menghimbau masyarakat untuk tetap waspada," ujar Andrille.

Warga diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca dan siap melakukan evakuasi jika diperlukan. Pemerintah setempat juga telah menyiapkan posko darurat dan tempat penampungan sementara bagi warga yang rumahnya terdampak banjir.

Andrille Martin menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat ini.

"Kami berharap masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama," tutupnya. (Ika)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto