Sumsel

Memanfaatkan Situasi Sepi, Kawanan Curanmor Gasak Motor Staf TU di Lingkungan SMPN 29 Palembang

Maman Suparman | 26 Desember 2025, 14:55 WIB
Memanfaatkan Situasi Sepi, Kawanan Curanmor Gasak Motor Staf TU di Lingkungan SMPN 29 Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Palembang.

Kali ini, kawanan pencuri nekat melancarkan aksinya di dalam lingkungan sekolah, tepatnya di halaman SMP Negeri 29 Palembang, Jalan RW Monginsidi, Kecamatan Kalidoni, pada Selasa (23/12/2025) pagi.

Korbannya adalah Rahayu (50), seorang staf Tata Usaha (TU) di sekolah tersebut. Sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BG 2541 AIE miliknya raib digondol pencuri yang diduga telah memantau situasi sekitar.

Rahayu menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.32 WIB, sesaat setelah ia tiba di sekolah untuk memulai rutinitas kerja.

Setelah melakukan absensi sidik jari (fingerprint), korban sempat memastikan motornya terparkir dengan aman sebelum masuk ke ruangan untuk sarapan bersama rekan-rekannya.

"Waktu selesai absen, saya lihat motor masih ada di parkiran. Saya kemudian masuk ke ruangan untuk sarapan," ungkap Rahayu, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Pasca Natal Meroket Tajam, Tembus Rp14 Jutaan per Suku

Hilangnya motor tersebut baru disadari korban sekitar pukul 09.00 WIB. Kabar mengejutkan itu datang dari salah satu rekannya yang baru tiba dan menanyakan keberadaan motor korban yang sudah tidak terlihat di tempat biasanya.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, pelaku diketahui berjumlah dua orang. Mereka datang berboncengan dengan sepeda motor dan berhasil masuk ke halaman sekolah karena pintu pagar dalam kondisi sedikit terbuka.

Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku tampak mengenakan helm untuk menutupi wajah mereka. Salah satu pelaku turun, mendekati motor korban, dan hanya dalam hitungan detik berhasil merusak kunci pengaman lalu membawa kabur motor tersebut.

"Kebetulan saat itu Satpam sekolah sedang tidak masuk dan suasana masih sangat sepi. Sepertinya pelaku sudah mengintai dan tahu kapan waktu yang pas saat sekolah sedang lengang," tambah Rahayu.

Korban mengaku sangat terpukul atas kejadian ini, apalagi motor tersebut baru saja lunas dari cicilan selama dua tahun. Segera setelah kejadian, Rahayu telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

"Saya sudah lapor ke Polsek Kalidoni. Saya berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelakunya agar tidak ada korban lain di lingkungan sekolah," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia