Sumsel

Pertumbuhan Ekonomi Daerah Sumsel Beragam, Muara Enim dan OKU Timur Jadi Motor pada 2025

Maman Suparman | 7 Januari 2026, 22:00 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Daerah Sumsel Beragam, Muara Enim dan OKU Timur Jadi Motor pada 2025

AKURAT.CO SUMSEL Laju pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 2025 menunjukkan kinerja yang relatif stabil, meski dengan capaian yang beragam antarwilayah.

Hal tersebut tercermin dari data laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulanan atas dasar harga konstan 2010 (year on year/c-to-c).

Sejumlah daerah mencatat pertumbuhan di atas rata-rata, terutama kabupaten dengan basis sektor pertambangan, industri pengolahan, serta pertanian yang kuat. Kabupaten Muara Enim dan OKU Timur menjadi dua daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi hingga Triwulan III 2025.

Muara Enim mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,18 persen pada Triwulan I, meningkat menjadi 6,70 persen pada Triwulan II, dan tetap kuat di angka 5,36 persen pada Triwulan III.

Sementara OKU Timur menunjukkan performa konsisten dengan pertumbuhan 6,17 persen pada Triwulan I, 5,56 persen pada Triwulan II, dan kembali menguat menjadi 6,03 persen pada Triwulan III.

Baca Juga: Pasca Bentrok Antar Kelompok, Parkir Liar di Sekitar PS Mall Palembang Ditertibkan

Kabupaten Banyuasin juga mencatat tren positif dengan pertumbuhan yang terus meningkat dari 5,18 persen pada Triwulan I menjadi 5,73 persen pada Triwulan III. Capaian tersebut menempatkan Banyuasin sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang solid di Sumsel.

Di wilayah perkotaan, Kota Palembang sebagai pusat perekonomian provinsi menunjukkan pertumbuhan stabil. Palembang mencatat laju pertumbuhan sebesar 5,14 persen pada Triwulan I, meningkat menjadi 5,38 persen pada Triwulan II, dan mencapai 5,53 persen pada Triwulan III 2025.

Sementara itu, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Lahat juga mencatat pertumbuhan yang relatif konsisten di kisaran 5 persen sepanjang tiga triwulan pertama tahun ini. OKI tumbuh 5,37 persen pada Triwulan I dan kembali menguat menjadi 5,32 persen pada Triwulan III, sedangkan Lahat berada di rentang 5,42–5,46 persen.

Di sisi lain, beberapa daerah masih mencatat pertumbuhan lebih moderat. Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara, serta Kota Lubuk Linggau tumbuh di bawah 5 persen, meski menunjukkan tren perbaikan dari triwulan ke triwulan. Musi Rawas misalnya, meningkat dari 3,98 persen pada Triwulan I menjadi 4,59 persen pada Triwulan III.

Kabupaten Pagar Alam juga mengalami perlambatan pertumbuhan, dari 5,70 persen pada Triwulan I menjadi 4,75 persen pada Triwulan III. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor musiman serta dinamika sektor utama daerah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia