Sumsel

Siswi SDN 150 Palembang yang Sempat Diduga Dianiaya Guru Kini Pulang dari RS Bari, Hasil Pemeriksaan Sebut Positif Pertusis

Maman Suparman | 10 November 2025, 15:37 WIB
Siswi SDN 150 Palembang yang Sempat Diduga Dianiaya Guru Kini Pulang dari RS Bari, Hasil Pemeriksaan Sebut Positif Pertusis

AKURAT.CO SUMSEL Setelah menjalani perawatan intensif selama enam hari di RSUD Bari Palembang, siswi kelas 1 SDN 150 Palembang berinisial F (7) akhirnya diperbolehkan pulang pada Sabtu (8/11/2025).

Sebelumnya, F sempat dirawat akibat mata memerah yang diduga berasal dari tindakan kekerasan oleh oknum guru, namun hasil pemeriksaan medis menunjukkan indikasi berbeda.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Adea Triutami, Kepala Tim Humas & Pemasaran RS Bari Palembang.

“Benar, pada Sabtu siang F sudah diperbolehkan pulang setelah kondisi matanya membaik berdasarkan pemeriksaan dokter yang merawat,” ujar Adea kepada awak media, Senin (10/11/2025).

Meski telah diperbolehkan pulang, Adea menegaskan bahwa F masih menjalani rawat jalan untuk pemantauan lanjutan kondisi kesehatannya.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Desak Pertamina Benahi Sistem Penjualan BBM untuk Atasi Antrean Panjang di SPBU

“Pasien tetap menjalani rawat jalan dengan dokter rawat yang menangani,” tambahnya.

Sementara itu, pihak rumah sakit maupun keluarga belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab utama kondisi mata F.

Namun, melalui unggahan akun Instagram salah satu anggota keluarga korban, @virasoniaaaa, disebutkan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan F positif menderita pertusis, yaitu infeksi saluran pernapasan yang dapat menyebabkan gejala batuk parah dan komplikasi lain pada mata.

“Untuk masalah sekolah dan guru nanti bi Erna akan didampingi pengacara untuk menjelaskan ke masyarakat. Kami mohon maaf karena postingan sebelumnya membuat ramai dan menimbulkan banyak asumsi. Tidak ada niat untuk menyudutkan pihak mana pun,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Kasus ini sempat menuai perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dugaan kekerasan oleh guru terhadap murid sekolah dasar membuat banyak pihak menuntut klarifikasi dari pihak sekolah. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia