Pemprov Sumsel Minta Perusahaan Tambang Tanggung Biaya Pembangunan Jalan Khusus Batu Bara

AKURAT SUMSEL Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mendorong percepatan pembangunan jalur khusus batu bara untuk mengatasi kerusakan jalan, polusi debu, dan kemacetan di Jalan Lintas Sumatra yang menghubungkan Muara Enim dan Lahat.
Pembangunan ini rencananya akan sepenuhnya dibiayai oleh perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, menegaskan bahwa mulai 2026 truk pengangkut batu bara tidak lagi diperbolehkan melintas di jalan negara.
Jalur khusus sepanjang 30 kilometer yang tengah dibangun akan menghubungkan Kecamatan Rawa Kidul, Muara Enim, hingga Kecamatan Merapi Timur, Lahat, dan terkoneksi dengan jalur yang sudah ada sebelumnya.
“Jalur ini kami desain agar terhubung langsung ke pelabuhan. Perusahaan tambang yang menikmati hasil bumi ini juga harus ikut bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Karena itu, pembiayaan pembangunan kami bebankan kepada mereka,” ujar Cik Ujang, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga: Tak Disangka, Sejumlah Biji Buah Aman Dimakan dan Kaya Manfaat Kesehatan
Pemprov Sumsel menilai, keterlibatan industri tambang dalam pendanaan proyek infrastruktur ini penting untuk menekan dampak negatif aktivitas pertambangan terhadap masyarakat.
Kerusakan jalan, tumpukan debu, dan risiko kecelakaan akibat truk tambang menjadi keluhan rutin warga di dua kabupaten tersebut.
“Dengan adanya jalur khusus, lalu lintas umum akan lebih aman dan lingkungan sekitar lebih bersih. Ini win-win solution untuk warga dan industri,” tambahnya.
Selain membangun jalur khusus, Pemprov juga mendorong integrasi angkutan batu bara dengan moda transportasi lain seperti kereta api.
Perusahaan tambang diminta berkoordinasi dengan PT KAI agar jalur distribusi batu bara bisa lebih efisien dan mengurangi beban jalan darat.
Pemerintah menargetkan seluruh tahap pembangunan dan koordinasi selesai pada November 2025 sehingga jalur khusus bisa beroperasi penuh awal 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 2Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 3iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 415 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









