Sumsel

Erupsi Gunung Dempo Lebih Tinggi, Tim Penyelamat Buru Pendaki yang Masih di Puncak

Maman Suparman | 19 Agustus 2025, 15:01 WIB
Erupsi Gunung Dempo Lebih Tinggi, Tim Penyelamat Buru Pendaki yang Masih di Puncak

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas vulkanik Gunung Api Dempo (GAD) kembali meningkat signifikan. Pada Selasa (19/8/2025) pukul 07.48 WIB, GAD dilaporkan erupsi dengan semburan abu vulkanik mencapai ketinggian 1.300 meter di atas kawah.

Letusan ini tercatat lebih tinggi dari erupsi sebelumnya dan membuat tim gabungan segera bergerak cepat.

Menanggapi situasi tersebut, tim Balai Registrasi Gunung Dempo (BRIGADE) Pagar Alam langsung membentuk tim pendakian darurat.

Mereka bergegas menuju puncak untuk menyisir dan memastikan tidak ada lagi pendaki yang masih berada di area berbahaya. Aksi ini dilakukan menyusul banyaknya pendaki yang naik ke puncak untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus lalu.

Baca Juga: Opel Rilis Grandland Electric AWD, SUV Listrik Bertenaga 325 HP dengan Jarak Tempuh Hingga 501 Km

Kepala Pos Pemantau GAD, Megian, menjelaskan bahwa letusan tersebut memuntahkan abu vulkanik hingga ketinggian 4.473 meter di atas permukaan laut. Arah sebaran abu terpantau bergerak ke selatan. Menurutnya, aktivitas ini juga terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi letusan 112 detik.

"Kami mengimbau warga maupun wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari kawah Marapi – Gunung Dempo, serta menghindari arah bukaan kawah sejauh 2 kilometer ke sektor utara,” ujar Megian.

Hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan. Namun, pihak berwenang menegaskan kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama, terutama bagi para pendaki yang mungkin masih berada di gunung.

Ketua BRIGADE, Angga SR, mengonfirmasi timnya telah mendapatkan laporan erupsi dan langsung merespons.

"Tim akan menyisir dan mengecek langsung puncak Gunung Dempo apakah sudah tidak ada lagi pendaki. Jika masih ada, kami ingin memastikan mereka selamat dan aman," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia