Sumsel

Pesanan iPhone Duo Dikabarkan Naik 30 Persen, Stok hingga Akhir 2026 Diprediksi Terbatas

Kurnia | 14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pesanan iPhone Duo Dikabarkan Naik 30 Persen, Stok hingga Akhir 2026 Diprediksi Terbatas
iPhone Duo. (Apple)

AKURAT.CO SUMSEL Apple dikabarkan meningkatkan pesanan produksi iPhone Duo hingga 30 persen menjelang pembukaan preorder pada 16 Oktober 2026.

Kenaikan ini mengindikasikan bahwa perusahaan mulai mengantisipasi tingginya minat konsumen terhadap smartphone lipat pertamanya.

Meski demikian, peningkatan pesanan tersebut belum menjadi jaminan bahwa penjualan iPhone Duo akan langsung melonjak. Apple juga belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan kenaikan produksi tersebut.

Informasi ini dilaporkan media China, Securities Times, dengan mengutip sumber dari rantai pasokan Apple. Laporan tersebut kemudian dikutip oleh 9to5Mac pada Rabu (14/10/2026).

Di tengah kabar peningkatan pesanan, pasokan iPhone Duo justru diperkirakan masih terbatas. Total unit yang tersedia untuk sisa 2026 disebut belum mencapai 10 juta unit.

Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya

Kondisi ini membuat ketersediaan iPhone Duo menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan menjelang peluncurannya di pasar global.

Apple Antisipasi Permintaan iPhone Lipat Pertama

iPhone Duo menjadi produk penting bagi Apple karena menandai langkah perdana perusahaan memasuki segmen smartphone lipat.

Berbeda dari iPhone konvensional, perangkat ini mengusung layar fleksibel yang dapat dibuka untuk menghadirkan area tampilan lebih luas, menyerupai tablet berukuran ringkas.

Desain tersebut memungkinkan pengguna menikmati konten video, menjalankan aplikasi, hingga melakukan pekerjaan dengan ruang layar yang lebih besar. Apple juga dikabarkan menyesuaikan sistem operasi dan antarmukanya agar pengalaman penggunaan layar lipat dapat berjalan optimal.

Kehadiran perangkat ini sekaligus membawa Apple ke persaingan yang selama beberapa tahun terakhir didominasi produsen ponsel Android, seperti Samsung, Huawei, dan Honor.

Dengan meningkatkan pesanan kepada pemasok, Apple diduga ingin mempersiapkan ketersediaan perangkat untuk memenuhi permintaan awal konsumen. Namun, jumlah pesanan komponen maupun perangkat dari pemasok tidak selalu sama dengan jumlah unit yang nantinya terjual.

Pasokan iPhone Duo Diprediksi Belum Mencapai 10 Juta Unit

Walaupun pesanan produksi dilaporkan meningkat 30 persen, pasokan iPhone Duo untuk sisa tahun 2026 diperkirakan masih di bawah 10 juta unit.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Apple kemungkinan menyiapkan ketersediaan yang relatif terbatas pada tahap awal pemasaran.

Jika minat konsumen melampaui jumlah unit yang tersedia, kondisi ini berpotensi membuat sebagian pembeli harus menunggu lebih lama. Namun, belum ada kepastian apakah keterbatasan pasokan tersebut akan berdampak pada waktu pengiriman atau ketersediaan perangkat di masing-masing negara.

Angka produksi tersebut juga masih sebatas laporan yang bersumber dari rantai pasokan, bukan data resmi yang diumumkan Apple.

Karena itu, perkembangan preorder dan pengiriman perdana akan menjadi indikator yang lebih jelas untuk mengukur penerimaan pasar terhadap smartphone lipat ini.

Preorder iPhone Duo Dibuka 16 Oktober 2026

Apple dijadwalkan membuka preorder iPhone Duo pada Jumat, 16 Oktober 2026, di sejumlah negara yang masuk gelombang pertama pemasaran.

Momentum tersebut akan menjadi tahap awal untuk melihat seberapa besar minat konsumen terhadap perangkat lipat pertama Apple, terutama di tengah persaingan dengan merek yang lebih dahulu mengembangkan kategori ini.

Apple memiliki keunggulan berupa ekosistem perangkat dan layanan yang telah digunakan banyak konsumen.

Baca Juga: Cek Ketentuan BSU 2026, Penerima Tahun Lalu Bisa Dapat Lagi?

Namun, keberhasilan iPhone Duo juga akan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk harga, pengalaman penggunaan, daya tahan perangkat, dan ketersediaan unit.

Hingga kini, jadwal preorder serta penjualan resmi iPhone Duo di Indonesia masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari Apple dan mitra distribusinya.

Dengan demikian, konsumen di Tanah Air masih perlu menantikan informasi resmi mengenai waktu peluncuran, harga, serta ketersediaan perangkat tersebut.

Kenaikan pesanan produksi hingga 30 persen memang menjadi kabar menarik menjelang debut iPhone lipat pertama Apple. Namun, apakah antusiasme itu akan berujung pada penjualan besar masih harus dibuktikan setelah preorder resmi dibuka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia