4 Tips Menata Kamar Anak yang Sempit agar Tetap Nyaman dan Fungsional

AKURAT.CO SUMSEL Memiliki kamar anak dengan ukuran terbatas bukan berarti orang tua harus mengorbankan kenyamanan dan ruang gerak si kecil.
Dengan penataan yang tepat, kamar berukuran sempit tetap bisa menjadi tempat yang nyaman untuk tidur, belajar, bermain, sekaligus menyimpan berbagai kebutuhan anak.
Kuncinya adalah memilih furnitur yang sesuai dan memanfaatkan setiap sudut ruangan secara maksimal. Orang tua juga perlu menghindari terlalu banyak perabot agar kamar tidak terasa semakin penuh.
Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan untuk menata kamar anak yang sempit.
1. Maksimalkan Ruang Penyimpanan
Barang-barang anak seperti pakaian, buku, dan mainan bisa membuat kamar cepat berantakan jika tidak memiliki tempat penyimpanan yang memadai.
Baca Juga: Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Adu Penalti Lawan Thailand
Gunakan lemari, laci, rak, atau ambalan dinding untuk menyimpan berbagai barang tersebut. Penyimpanan vertikal juga dapat menjadi pilihan karena tidak banyak memakan area lantai.
Dengan begitu, ruang yang tersisa bisa digunakan untuk kebutuhan lain seperti tempat tidur, meja belajar, atau area bermain.
2. Manfaatkan Area di Sekitar Tempat Tidur
Tempat tidur biasanya menjadi furnitur terbesar di kamar anak. Karena itu, area di sekitarnya perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.
Salah satu caranya dengan memilih tempat tidur yang memiliki laci penyimpanan atau memanfaatkan bagian headboard sebagai ruang untuk meletakkan buku dan barang kecil.
Cara ini dapat mengurangi kebutuhan furnitur tambahan sehingga area kamar tetap terasa lega.
3. Pilih Furnitur yang Bisa Dipakai dalam Jangka Panjang
Kamar anak akan lebih mudah ditata jika furnitur yang digunakan tidak cepat ketinggalan zaman.
Pilih tempat tidur, meja, kursi, atau lemari dengan desain sederhana dan kualitas yang baik. Furnitur seperti ini dapat tetap digunakan meskipun usia anak bertambah dan kebutuhannya berubah.
Untuk memberikan sentuhan sesuai usia anak, orang tua bisa bermain dengan dekorasi yang lebih mudah diganti, seperti sprei, poster, karpet, atau aksesori kamar.
4. Gunakan Warna dan Motif sebagai Aksen
Kamar yang sempit tidak harus dibuat polos agar terlihat luas. Warna dan motif tetap bisa digunakan, tetapi sebaiknya ditempatkan sebagai aksen.
Misalnya, gunakan warna cerah pada salah satu bagian dinding, sprei, rak, atau tempat penyimpanan. Pilihan warna yang tepat dapat membuat kamar terasa lebih hidup tanpa membuat ruangan terlihat terlalu ramai.
Orang tua juga bisa melibatkan anak saat memilih warna atau dekorasi. Dengan begitu, kamar tidak hanya nyaman tetapi juga memiliki sentuhan yang sesuai dengan karakter si kecil.
Menata kamar anak yang sempit pada dasarnya membutuhkan kreativitas dan perencanaan.
Dengan memaksimalkan ruang penyimpanan, memilih furnitur multifungsi, serta menggunakan dekorasi secara proporsional, kamar kecil tetap bisa menjadi ruang yang nyaman untuk anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 4 Medali
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026
- 3BSU Oktober Desember 2026 Cair Lagi, Bagaimana BLT Kesra
- 4Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Sabtu 3 Oktober 2026
- 5Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair Mulai Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 6Kapolda Sumsel Berganti, Brigjen Rony Samtana Gantikan Irjen Sandi Nugroho
- 7Klasemen Akhir Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 16 Raih 39 Medali
- 8Jadwal Pencairan BSU Rp900.000 Oktober-Desember 2026
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





