Sumsel

Adhisty Zara Ungkap Alasan Tinggalkan JKT48 untuk Fokus pada Pendidikan dan Karier Akting

Haris Ma'ani | 8 November 2024, 13:10 WIB
Adhisty Zara Ungkap Alasan Tinggalkan JKT48 untuk Fokus pada Pendidikan dan Karier Akting

AKURAT.CO SUMSEL Adhisty Zara akhirnya membagikan cerita tentang keputusannya meninggalkan JKT48 saat kariernya bersama grup tersebut sedang menanjak.

Dalam wawancaranya di kanal YouTube Kemal Palevi, Zara mengungkapkan bahwa alasan utamanya adalah kesulitan membagi waktu antara pendidikan dan karier.

Zara mengaku bahwa ia sebenarnya telah mempertimbangkan untuk keluar dari JKT48 sejak mendapatkan tawaran film pertamanya.

"Waktu itu aku ingin lebih fokus pada sekolah karena jauh dari keluarga di Bandung," ujar Zara dikutip, Jumat (8/11/2024).

Ia merasakan bahwa beban di JKT48 cukup berat dan ingin kembali serius dengan pendidikannya.

Namun, jalan akting yang baru dirintisnya ternyata membawa banyak peluang menarik.

Zara merasa sulit menjalani dua hal sekaligus sebagai anggota JKT48 yang memiliki tanggung jawab besar, termasuk harus menghafal daftar lagu baru, tampil, dan di saat yang sama menjalani jadwal syuting film.

Padatnya kegiatan itu berdampak pada kesehatannya, dan ia sering kali merasa kelelahan.

Akhirnya, Zara memutuskan bahwa saatnya untuk melanjutkan hidup di jalur yang lebih ia cintai.

"Aku berpikir, mungkin pelajaran di JKT48 sudah cukup. Sekarang saatnya fokus ke dunia akting yang jadi passion-ku," ucap Zara.

Zara yang bergabung dengan JKT48 pada usia sangat muda, juga mengenang momen saat pertama kali ikut seleksi.

“Aku waktu itu masih SMP, dan kebetulan lagi beli es krim di sekolah ketika tiba-tiba ditawari formulir untuk daftar JKT48,” kenangnya sambil tertawa.

Tanpa benar-benar tahu apa itu JKT48, Zara pun mengikuti arahan dan mengisi formulir hingga akhirnya dipanggil dan terpilih sebagai anggota. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto