Bawa Sabu 102 Gram, Dua Anak Buah Bandar Narkoba di Muba Dibekuk Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Upaya pelarian seorang bandar sabu berinisial AI alias Ali Imron berakhir tragis. Pria yang diduga menjadi pemasok narkotika di wilayah Musi Banyuasin (Muba) itu tewas tenggelam di Sungai Musi setelah nekat melompat saat akan ditangkap petugas Ditresnarkoba Polda Sumsel.
Meski target utama meninggal dunia, penyidik Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumsel terus mengembangkan kasus tersebut. Sebab, sebelumnya polisi telah lebih dulu menangkap dua kaki tangan Ali Imron dengan barang bukti sabu seberat 102 gram.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Yulian Perdana, mengatakan pengungkapan kasus itu bermula dari operasi undercover buy yang dilakukan petugas di Desa Lais, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin.
"Dari operasi tersebut kami berhasil mengamankan dua tersangka berinisial ER dan JUN dengan barang bukti sabu seberat 102 gram," ujar Yulian, Selasa (23/6/2026).
Baca Juga: Enam Pemain Terbaik Sumsel Akan Dikirim ke Seleksi Lanjutan Garuda Academy
Selain narkotika, petugas juga menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol beserta empat butir amunisi yang diduga milik Ali Imron.
Setelah menangkap kedua tersangka, polisi melakukan pengembangan melalui pemeriksaan keterangan serta bukti digital yang ditemukan. Hasilnya mengarah kepada Ali Imron yang diduga berperan sebagai pemasok utama sabu tersebut.
Berbekal informasi itu, petugas bergerak menuju Desa Lumpatan untuk melakukan penangkapan. Namun saat hendak diamankan, Ali Imron justru melarikan diri.
"Ketika akan dilakukan penindakan, yang bersangkutan keluar dari mobil lalu kabur. Petugas sudah memberikan peringatan agar berhenti, tetapi tidak dihiraukan," katanya.
Ali Imron kemudian berlari menuju tepian Sungai Musi dan nekat melompat ke dalam air sambil membawa telepon genggamnya. Polisi yang berada di lokasi terus meminta pelaku untuk menepi, namun permintaan tersebut tidak diindahkan.
Diduga karena tidak mahir berenang ditambah derasnya arus Sungai Musi, Ali Imron akhirnya tenggelam.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Banyuasin yang menerima laporan langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 17.00 WIB, jasad Ali Imron berhasil ditemukan dan dievakuasi ke daratan sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka yang telah ditangkap, polisi memperoleh informasi mengenai pola peredaran sabu yang dilakukan jaringan tersebut.
Kepada penyidik, ER dan JUN mengaku sudah dua kali mengambil sabu dari Ali Imron untuk kemudian diedarkan kepada para pengguna.
"Mereka mengaku sabu biasanya dijual saat ada pesta hajatan di desa, terutama ketika berlangsung hiburan musik yang menghadirkan banyak pengunjung," ungkap Yulian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini, Ada yang Dapat Peluang Baru hingga Harus Waspada Pengeluaran
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Hadapi 3 Laga
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





