Sumsel

Niat Lerai Keributan di Terminal Lemabang, Pria di Palembang Malah Dibacok

Kurnia | 13 Maret 2026, 17:00 WIB
Niat Lerai Keributan di Terminal Lemabang, Pria di Palembang Malah Dibacok
Korban saat membuat laporan polisi.

AKURAT.CO SUMSEL Niat membantu melerai keributan justru berujung petaka bagi Angga Saputra (35), warga Jalan Anggada Lorong Lintang Putra, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Ia menjadi korban pembacokan setelah mencoba menghentikan pertikaian yang terjadi di kawasan Terminal Lemabang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di Terminal Lemabang Ratu Sianum, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Akibat kejadian itu, Angga mengalami luka bacok di bagian bahu kanan dan akhirnya melaporkan insiden tersebut ke Polrestabes Palembang pada Jumat (13/3/2026) pagi.

Kepada petugas, korban menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang berada di sekitar lokasi terminal. Ia kemudian melihat adanya keributan yang melibatkan beberapa orang.

Baca Juga: Pria 43 Tahun Tenggelam di Sungai Lematang PALI, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Berniat menghentikan pertikaian tersebut, Angga mendekat untuk melerai. Namun, situasi justru berubah menjadi berbahaya.

“Awalnya saya melihat ada keributan di lokasi. Saya berniat melerai supaya tidak semakin ribut,” ujar Angga kepada petugas kepolisian.

Namun saat mendekat, seorang pria berinisial DR yang diduga terlibat dalam keributan justru mengejar korban dan langsung melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam.

Serangan tersebut membuat Angga mengalami luka di bagian bahu kanan. Beruntung korban masih bisa menyelamatkan diri dan segera mencari pertolongan.

Merasa menjadi korban penganiayaan, ia kemudian memutuskan melaporkan kejadian itu ke polisi dengan harapan pelaku segera ditangkap.

“Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap,” katanya.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan terkait kasus penganiayaan tersebut.

KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui petugas Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany mengatakan laporan korban telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh penyidik.

“Laporan sudah kami terima dan selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh anggota Reskrim Unit Pidum untuk melakukan penyelidikan serta upaya penangkapan terhadap pelaku,” ujarnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia