Rupiah Bergerak Melemah ke Level Rp18.000 per Dolar AS, Pasar Cermati Sentimen Global

AKURAT.CO SUMSEL Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Rabu (8/7/2026).
Mata uang Garuda diperdagangkan di kisaran Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS seiring meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap perkembangan ekonomi dan geopolitik global.
Pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh menguatnya dolar AS yang menjadi aset pilihan investor di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Kondisi tersebut turut memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.
Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati sejumlah indikator ekonomi domestik yang dinilai berpotensi memengaruhi arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.
Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah posisi cadangan devisa Indonesia yang tercatat sebesar 145,6 miliar dolar AS hingga akhir Juni 2026.
Jumlah tersebut dinilai masih cukup kuat untuk mendukung stabilitas sektor eksternal dan memenuhi kebutuhan pembiayaan impor selama sekitar 5,5 bulan.
Meski demikian, kondisi tersebut belum mampu sepenuhnya meredam tekanan akibat penguatan dolar AS di pasar global.
Di sisi lain, investor juga menunggu rilis data Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK). Apabila realisasinya sesuai atau melampaui ekspektasi pasar, data tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan rupiah.
Sementara itu, bagi masyarakat yang akan melakukan transaksi valuta asing, kurs jual dan beli dolar AS di sejumlah bank nasional juga mengalami penyesuaian mengikuti kondisi pasar.
Pada perdagangan Rabu pagi, kurs dolar Amerika Serikat (AS) di sejumlah bank nasional menunjukkan variasi. Di Bank BCA, kurs beli tercatat sebesar Rp17.795 per dolar AS dengan kurs jual Rp18.070.
Sementara itu, Bank Mandiri menetapkan kurs beli Rp17.770 dan kurs jual Rp18.070 per dolar AS.
Adapun Bank BRI menawarkan kurs beli sebesar Rp17.976 dan kurs jual Rp18.004 per dolar AS, sedangkan Bank BNI mencatatkan kurs beli Rp17.960 dengan kurs jual Rp18.070 per dolar AS.
Pelaku pasar memperkirakan pergerakan rupiah dalam waktu dekat masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik global, arah kebijakan moneter Amerika Serikat, serta data ekonomi domestik yang dirilis dalam beberapa hari ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Pre-Order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di iBox, Cek Jadwal dan Promo
- 2Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Cinta, Karier, dan Keuangan
- 3Kabut Asap Mulai Mereda, 52 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Berjalan Lancar
- 4BMKG Prediksi Seluruh Wilayah Sumsel Akan Dilanda Hujan Hari Ini
- 5Penggerebekan Narkoba di Lorong Jayalaksana Palembang, Polisi Sita 4 Paket Sabu
- 6Sinopsis dan Daftar Pemain Bapak Paling Jujur, Tayang Mulai 15 Oktober 2026
- 75 Ramalan Zodiak Akhir Pekan, Saatnya Bersantai dan Menata Kembali Prioritas
- 815 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang, Ini Rute Keberangkatan dan Kedatangan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







