Sumsel

Fluktuasi Impor Sumsel 2025, Dari USD 60 Juta hingga Tembus USD 132 Juta

Maman Suparman | 22 Januari 2026, 21:00 WIB
Fluktuasi Impor Sumsel 2025, Dari USD 60 Juta hingga Tembus USD 132 Juta

AKURAT.CO SUMSEL Nilai impor Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 2025 menunjukkan pergerakan yang fluktuatif dari bulan ke bulan.

Berdasarkan data bulanan, aktivitas impor sempat mencatatkan nilai tinggi di awal tahun sebelum kembali mengalami penurunan dan kenaikan secara bergantian hingga November.

Pada Januari 2025, nilai impor Sumatera Selatan tercatat sebesar USD 132,93 juta, menjadi angka tertinggi sepanjang tahun berjalan. Namun, pada Februari dan Maret, nilai impor mengalami penurunan signifikan masing-masing menjadi USD 65,02 juta dan USD 60,38 juta.

Memasuki April, nilai impor kembali meningkat hingga mencapai USD 106,56 juta. Kenaikan tersebut tidak bertahan lama karena pada Mei impor kembali turun ke level USD 65,53 juta.

Sementara itu, pada Juni dan Juli, aktivitas impor menunjukkan tren membaik dengan nilai masing-masing sebesar USD 83,92 juta dan USD 96,16 juta.

Baca Juga: Bocoran Xiaomi 18, Bakal Usung Kamera Periskop 5x dan Chipset Snapdragon Generasi Terbaru

Pada Agustus dan September, impor kembali mengalami penurunan bertahap, tercatat sebesar USD 90,40 juta dan USD 77,12 juta. Tren pelemahan berlanjut pada Oktober dengan nilai impor sebesar USD 65,40 juta.

Menjelang akhir tahun, nilai impor kembali melonjak pada November 2025 hingga mencapai USD 119,73 juta. Adapun data impor untuk Desember 2025 belum tercatat atau masih menunggu rilis resmi.

Fluktuasi nilai impor tersebut mencerminkan dinamika kebutuhan bahan baku dan barang modal di Sumatera Selatan, seiring dengan aktivitas industri dan perdagangan yang bergerak sepanjang tahun. Pergerakan impor juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta permintaan domestik di daerah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia