Sumsel

Viral! Viedo ASN dan Pengendara Motor di Palembang Adu Jotos, Begini Kronologinya

Maman Suparman | 14 April 2025, 15:30 WIB
Viral! Viedo ASN dan Pengendara Motor di Palembang Adu Jotos, Begini Kronologinya

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah video memperlihatkan aksi perkelahian antara dua pengendara sepeda motor di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, KM 12, Palembang, viral di media sosial.

Kejadian itu berlangsung pada Senin pagi (14/4/2025) sekitar pukul 07.00 WIB, dan menjadi perhatian pengendara lain yang melintas.

Dalam video berdurasi 34 detik yang beredar luas di Instagram, tampak dua pria saling pukul dan tendang di tengah jalan yang tergenang air.

Menariknya, salah satu pria yang terlibat diduga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) karena terlihat mengenakan seragam dinas berwarna krem saat berkelahi. Sementara lawannya memakai mantel kuning dan sepatu boot.

Keduanya masih mengenakan helm selama baku hantam berlangsung.

Baca Juga: 4 Tempat Ngopi Bernuansa Sejarah di Kota Palembang

Aksi mereka sempat berlangsung cukup panas sebelum akhirnya dilerai oleh seorang pria berjaket merah hati dan berambut cepak.

Menurut kesaksian Anang, warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, perkelahian bermula dari persoalan sepele—salah satunya merasa tidak terima karena terkena cipratan air saat melintas di jalan yang sedang banjir.

"Aku dengar sendiri pas mereka berkelahi, kayaknya karena salah satunya kesal keno (kena) cipratan air. Dari situlah keduanya adu jotos," ujar Anang kepada wartawan.

Anang menambahkan bahwa dirinya tidak mengenal kedua pria tersebut. Namun, ia membenarkan bahwa salah satunya mengenakan pakaian dinas ASN.

"Jalan lagi rame waktu itu karena banjir. Untung warga cepat melerai, setelah itu mereka langsung pergi. Tidak tahu ke mana perginya," tambahnya. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia