Sumsel

Spesifikasi Pesawat Kargo Boeing 737 yang Hilang Kontak di Laut Arab

Septiyanti Dwi Cahyani | 9 Juli 2026, 10:16 WIB
Spesifikasi Pesawat Kargo Boeing 737 yang Hilang Kontak di Laut Arab
Pesawat kargo boeing 737 (Dok. people.com)

AKURAT. CO SUMSEL - Sebuah pesawat kargo boeing 737 dilaporkan hilang kontak di Laut Arab pada Selasa (7/7/2026).

Pesawat tersebut diketahui melakukan penerbangan dari Uni Emirat Arab (UEA) menuju Pakistan.

Selain kargo, pesawat tersebut juga dilaporkan membawa lima orang kru pesawat.

Baca Juga: Kasus Pengusaha Aniaya Sopir Truk di Palembang Direkonstruksi, 11 Adegan Penganiayaan Dilakukan

Detik-detik Pesawat Hilang Kontak

Pesawat dengan tipe Boeing 737 dan registrasi AP-BOI ini dikabarkan lenyap dari jangkauan radar di lepas pantai Karachi, Pakistan, sekitar 80 menit setelah lepas landas dalam penerbangan yang dijadwalkan berlangsung selama dua jam dari Sharjah, UEA.

Berdasarkan data dari situs pelacak penerbangan FlightRadar24, pesawat tersebut sempat terlihat berputar-putar di lepas pantai Pakistan sebelum akhirnya menukik tajam dengan kecepatan 22.400 kaki per menit dan langsung menghilang dari peta pemantauan.

Baca Juga: Daftar 10 SPBU di Palembang dengan Jam Pengisian Solar Subsidi Diperpanjang

Melalui akun resminya di media sosial X, otoritas bandara Pakistan pun langsung mengumumkan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) tengah intensif dilakukan di kawasan Laut Arab.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab jatuhnya pesawat boeing 737 karena masih dalam proses investigasi pihak terkait.

Spesifikasi Pesawat Kargo Boeing 737-400

Baca Juga: Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Babak 8 Besar Piala Dunia 2026, Tersaji Malam Ini

Mengutip laman resmi Flightradar24, armada dengan registrasi AP-BOI tersebut merupakan pesawat jenis Boeing 737-4M0(BDSF)/Boeing 737-400. Berikut ini rincian spesifikasinya:

Boeing 737 merupakan pesawat kargo bermesin ganda kelas medium yang dirancang khusus untuk melayani rute-rute jarak pendek hingga menengah.

Berdasarkan siaran pers resmi Boeing pada 9 Desember 1999, armada ini diproduksi oleh perusahaan dirgantara asal Amerika Serikat.

Baca Juga: Cek Bansos Kemensos, Ini Tanda PKH dan BPNT Rp600 Ribu Juli 2026 Segera Cair

Unit 737-400 pertama kali keluar dari pabrik perakitan pada 26 Januari 1988 sebagai bagian dari keluarga besar Boeing 737 Classic.

Masa produksi keluarga 737 Classic resmi berakhir pada 1999 seiring dengan transisi ke keluarga pesawat Next-Generation 737 (seri 737-700, 800, dan 900), dengan Boeing 737-400 sebagai unit terakhir dari keluarga besar ini.

Secara keseluruhan, total produksi seri 737 Classic mencapai 1.988 unit, termasuk 486 unit varian Boeing 737-400. Merujuk pada buku panduan pesawat (aircraft guide) yang dirilis oleh perusahaan kargo asal Rusia, Volga-Dnepr Airlines.

Baca Juga: 11 Penumpang Selamat Usai Speedboat Terbalik di Sungai Musi Palembang

Berikut adalah spesifikasi teknis dari Boeing 737-400:

  • Bobot lepas landas: maks 65.090 kg / 153.500 lb

  • Bobot mendarat: maks. 55.338 kg / 122.000 lb

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Jam Pengisian Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Berubah Mulai Pukul 21.00 WIB

  • Muatan maksimum: 20.000 kg (20 ton)

  • Volume kargo: 130 m³

  • Volume dek utama 121,5 m² / 4.289 ft³

  • Kapasitas palet/kontainer 10+1 posisi

Baca Juga: Karhutla 10 Hektare di Ogan Ilir Picu Kepulan Asap, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

  • Jarak tempuh 2.800 km

  • Panjang pesawat 36,4 m / 119 ft

  • Tinggi pesawat 11,07 m / 36 ft

  • Bentang sayap 28,88 m / 94 ft.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.