Amerika Memanas, Jutaan Warga AS Gelar Aksi Demonstasi No Kings Tuntut Donald Trump Mundur

AKURAT. CO SUMSEL - Situasi Amerika Serikat kembali memanas.
Sejumlah kota di Amerika Serikat dilaporkan menggelar demo besar-besaran pada Minggu (29/3/2026) waktu setempat.
Demo bertajuk 'No Kings' ini merupakan aksi unjuk rasa untuk menentang kepemimpinan Presiden Donald Trump yang dinilai otoriter. Berikut serangkaian fakta-faktanya;
Baca Juga: Pelatih Timnas Indonesia Tekankan Start Cepat dan Mental Tangguh Hadapi Bulgaria
1. Diikuti 8 Juta Orang dari 50 Negara Bagian AS
AFP melaporkan, setidaknya ada 8 juta orang berkumpul di lebih dari 3.300 titik acara yang tersebar di seluruh 50 negara bagian Amerika, mulai dari kota-kota besar hingga kota-kota kecil.
Aksi ini merupakan yang ketiga kalinya dalam satu tahun terakhir dan merupakan bagian dari gerakan akar rumput yang disebut 'No Kings', saluran oposisi yang paling vokal dan visual terhadap Trump sejak ia memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025.
Baca Juga: 14 Warga Palembang Korban Penipuan Kerja di Kamboja Dipulangkan, Tiba Hari Ini
2. Suasana Protes di Berbagai Kota
Aksi protes berlangsung dari Atlanta hingga San Diego.
Mereka merasa konstitusi terancam. Di New York, aksi ini diikuti oleh puluhan ribu demonstran dari berbagai kalangan.
Baca Juga: Daftar Hari Besar dan Libur Nasional April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan
Termasuk aktor peraih Oscar Robert De Niro, seorang kritikus Trump yang sering menyebut presiden Trump ancaman eksistensial bagi kebebasan dan keamanan kita.
Di kota West Bloomfield, Michigan, dekat Detroit, orang-orang menantang suhu di bawah titik beku untuk berdemonstrasi.
Sementara itu, di ibu kota AS, Washington, beberapa dari ribuan demonstran yang turun nampak membawa spanduk bertuliskan "Trump Harus Mundur Sekarang!" dan "Lawan Fasisme" berbondong-bondong ke National Mall.
Baca Juga: 9 Lembaga Baru Era Prabowo Gibran: BGN, Danantara hingga Badan Penjamin Produk Halal RI
3. Aksi Meluas hingga Eropa
Suasana anti-Trump telah meluas hingga ke luar perbatasan AS, dengan demonstrasi pada hari Sabtu di kota-kota Eropa.
Beberapa diantaranya termasuk Amsterdam, Madrid, dan Roma, di mana 20 ribu orang berbaris di bawah pengawasan ketat polisi.
Baca Juga: Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon yang Bisa Dilihat dari Indonesia
4. Berlangsung Sejak Juni 2025
Sebagai informasi, aksi protes nasional bertajuk "No Kings" ini pertama terjadi Juni tahun lalu.
Aksi ini digelar bertepatan dengan ulang tahun Trump yang ke-79 sekaligus parade militer yang ia selenggarakan di Washington.
Kala itu, beberapa juta orang dilaporkan turun ke jalan dari New York hingga San Francisco. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 3Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 7Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak, Cek Rincian Terbarunya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






