Viral Aksi Kades di Sragen Mandi Lumpur, Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

AKURAT. CO SUMSEL - Sebuah video memperlihatkan aksi seorang pria berseragam dinas lengkap dengan topi mandi lumpur di tengah jalan viral di media sosial.
Diketahui, pria dalam video tersebut adalah Kepala Desa (Kades) Ngepringan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang bernama Narso.
Dalam video yang beredar, Narso yang mengenakan seragam dinas lengkap dengan topinya nampak menyiram-nyiramkan kubangan lumpur di tengah jalan.
Baca Juga: Maling Kostan Kembali Beraksi di Jakabaring, Mahasiswi Kehilangan iPhone 12 Saat Dicas
Aksinya itu bahkan menjadi tontonan para pengguna jalan yang melintas kala itu.
Narso menjelaskan, aksinya merupakan bentuk protes terhadap pemerintah setempat setelah jalan sepanjang 6 kilometer yang menghubungkan Kelurahan Mlale dan Ngepringan itu rusak parah sejak 2019.
Padahal, jalan itu menjadi satu-satunya akses bagi warga untuk menuju pasar, sekolah, maupun rumah sakit.
Baca Juga: Cara Merawat Jeans agar Awet dan Tetap Keren, Ini Tips yang Jarang Diketahui
Narso juga mengatakan, kerusakan di jalan tersebut telah menyebabkan banyak warga jatuh terpeleset dan kecelakaan, termasuk dirinya.
Janji Perbaikan Tahun 2025
Menurut Narso, pada 2025 lalu sempat ada informasi melalui papan pengumuman jika jalan tersebut masuk tahap lelang.
Baca Juga: Tok! Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Terindikasi Melanggar Hukum Pemanfaatan Lahan
Namun, hingga awal tahun 2026, janji perbaikan tersebut belum kunjung terealisasi.
Tanggapan Dinas Pekerjaan Umum
Sementara itu, di sisi lain, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen langsung menerjunkan tim ke Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, untuk menyurvei kondisi Jalan Mlale-Bago pascaaksi kepala desa atau kades setempat mandi air berlumpur sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan tersebut, Selasa (20/1/2026).
Hasil survei lokasi memastikan ruas jalan yang rusak di Ngepringan itu mencapai panjang 2,4 km dengan total panjang jalan 3,83 km dan lebar 4 meter.
Pihaknya juga mengatakan bahwa pada 2025 sempat ada rencana rekonstruksi lanjutan di jalan tersebut namun terkendala akibat dampak refocussing anggaran.
Kini, DPU berencana mengusulkan kembali rekonstruksi ruas jalan Mlale-Bago dengan menggunakan APBD.
Selain itu, DPU juga akan mengusulkan pembangunan dengan mengajukan anggaran dana alokasi khusus (DAK) atau Inpres Jalan Desa (IJD) karena termasuk koridor prioritas.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 3Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 4Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 5Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 6Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Menang 2-0 Atas Singapura
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Sinopsis Avengers Endgame Endcore 2026, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









