Sumsel

Musim Kemarau Berkah Bagi Teknisi AC, Sehari Hasilkan Rp 800 Ribu

David Amanda | 16 Oktober 2023, 16:00 WIB
Musim Kemarau Berkah Bagi Teknisi AC, Sehari Hasilkan Rp 800 Ribu

AKURAT.CO SUMSEL Musim kemarau yang melanda ditahun ini mengakibatkan udara panas tak terbendung, bagi sebagian masyarkat penggunaan kipas angin maupun air conditioner (AC) menjadi opsi terbaik saat ini.

Namun, Musim kemarau tahun ini justru mendatangkan keuntungan yang besar bagi teknisi mesin pendingin ruangan tersebut.

Agung (23) seorang teknisi air conditioner mendapatkan banyak sekali panggilan untuk mengatasi berbagai macam kendal apa mesin AC di musim kemarau ini. Tak tanggung-tanggung pria berusia 23 tahun ini mampu menghasilkan Rp 800 ribu per harinya dari jasa perbaikan atau service AC.

Selama musim kemarau ini terjadi Agung sering kali mendapat panggilan untuk jasanya membetulkan AC.

“Semakin banyak (yang panggil jasa). Parah malah. Minta servis karena AC-nya kotor. Terus, terkadang mesin mengeluarkan hawa panas,” ucap Agung, beberapa saat lalu.

“Jadi lama-lama kapasitor termakan juga,” lanjutnya.

Harga atau tarif dari perbaikan AC tersebut tergantung dari mesin atau paard kracht (PK) AC-nya.

“Kalau 1/2 PK, harganya Rp 60 ribu Lalu, 1 PK Rp 70 ribu dan 2 PK Rp 100 ribu,” ujar Agung.

Dalam sehari Agung biasanya mampu memperbaiki hingga delapan unit AC. Dan juga ia pernah mengerjakan 10 unit dalam sehari.

“Sehari kalau servis bisa sekitar Rp 800 ribu. Tapi enggak nentu juga, soalnya saya masih ikut orang,” ujar dia.

Pada awalnya, Agung ditawari temannya untuk menjadi teknisi AC di tahun 2018 silam. Meski terbilang belum memahami teknik perbaikan AC, ia bersyukur diberikan kesempatan untuk belajar dan mendapatkan pemasukan saat pandemi.

“Dulu pernah kerja tapi habis kontrak, (jadi nganggur) di rumah. Pas Covid, diajak teman ke sini (kerja jadi teknisi AC). Tadinya kerja di toko elektronik tapi enggak ada AC begini,” kata Agung. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

David Amanda
Reporter
David Amanda
K
Editor
Kurnia