Sumsel

Tangis Haru Keluarga Korban Siswi Pembunuhan di Palembang: Saya Tidak Bisa Membayangkan Tindakan Kejam Seperti Ini

Deni Hermawan | 4 September 2024, 18:00 WIB
Tangis Haru Keluarga Korban Siswi Pembunuhan di Palembang: Saya Tidak Bisa Membayangkan Tindakan Kejam Seperti Ini

AKURAT.CO SUMSEL Dengan mata berkaca-kaca, Marlina, bibi dari AA (14) siswi SMP di Palembang yang ditemukan tewas di TPU Talang Kerikil, hanya bisa terdiam dan menangis saat mendengar apa yang terjadi saat Pra Rekonstruksi yang digelar.

Marlina mengungkapkan betapa kejamnya aksi yang diduga dilakukan oleh empat pelaku tersebut terhadap keponakannya.

"Anak seusia itu seharusnya tidak melakukan perbuatan seperti ini. Kami berharap hukum memberikan hukuman yang sesuai dengan tindakan tersebut," ujar Marlina, Rabu (4/9/2024).

Marlina menambahkan, sebagai orang tua, dirinya tidak bisa memahami bagaimana seseorang bisa begitu kejam terhadap anak kecil.

"Sebagai bibinya, saya tidak bisa membayangkan tindakan kejam seperti ini. Kami sangat merasa terpukul," lanjutnya.

Baca Juga: Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Tertutup Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Palembang

Tentang pra rekon yang digelar, Marlina mengatakan bahwa dirinya tidak bisa masuk dan mengikuti proses tersebut.

"Kami tidak bisa masuk dan menyaksikan pra rekon. Namun ada perwakilan keluarga yang hadir. Kami meminta agar pihak kepolisian tetap memberikan keadilan, meskipun pelakunya masih anak-anak," ungkap Marlina.

Marlina juga menjelaskan bahwa keluarganya baru mengetahui bahwa keempat pelaku telah diamankan.

"Kami diberitahu bahwa keempat pelaku sudah ditangkap. Kami diminta pulang karena takut emosi. Kami menghormati keputusan tersebut,"

"Bagaimana rasanya kehilangan anak kita, kita tidak bisa menjelaskan betapa sakitnya perasaan ini," tutup Marlina. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto