Sumsel

Vadel Badjideh Bantah Tudingan Hamili Lolly: Sudah Kelewat Batas

Haris Ma'ani | 11 September 2024, 17:59 WIB
Vadel Badjideh Bantah Tudingan Hamili Lolly: Sudah Kelewat Batas

AKURAT.CO SUMSEL Vadel Badjideh baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah ramai dituding telah menghamili Lolly dan melakukan aborsi.

Tudingan ini berawal dari unggahan seorang wanita bernama Cindy Claudia yang mengklaim memiliki bukti kehamilan Lolly, yang kemudian menyebar luas di media sosial.

Merasa namanya dicemarkan, Vadel akhirnya angkat bicara dan membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa rumor yang menyebut dirinya telah melakukan kekerasan, menghamili, hingga memaksa Lolly aborsi, adalah fitnah.

"Ini sudah keterlaluan, sampai muncul tuduhan bahwa gue menghamili Lolly. Gue harus klarifikasi karena semua ini sudah di luar batas," ujar Vadel saat ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (11/9/2024).

Vadel juga menyinggung tuduhan yang menyebut dirinya abusive terhadap Lolly. Baginya, tudingan itu sangat menyakitkan dan tidak berdasar.

"Orang bilang gue abusive terhadap Lolly. Itu sudah kelewat batas banget. Gue tegaskan, semua berita yang beredar tidak benar. Gue enggak pernah melakukan hal-hal itu," jelasnya dengan nada tegas.

Baca Juga: Bandara SMB II Palembang Buka Rute Baru, Targetkan Lonjakan Penumpang

Vadel mengaku sangat kesal dan sakit hati atas berbagai tudingan miring yang ditujukan padanya dan Lolly. Menurutnya, komentar-komentar negatif yang menyerang mereka di media sosial sangat tidak berperasaan.

"Kalian benar-benar tidak punya hati nurani dengan terus menghujat kami tanpa bukti yang jelas. Ini sudah bikin gue muak dan kecewa," kata Vadel.

Kasus ini mencuat ketika Cindy Claudia, seorang wanita yang mengaku dekat dengan Lolly, mengunggah foto dan pesan yang diduga sebagai bukti kehamilan Lolly di luar nikah. Cindy juga menuding Lolly telah melakukan aborsi, yang kemudian memicu spekulasi luas di kalangan warganet.

Vadel dan Lolly kini berusaha meluruskan berbagai rumor yang beredar, dan meminta publik untuk tidak mudah percaya pada kabar yang belum terbukti kebenarannya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto