Sumsel

Unik! Petualangan Seru Liburan Bersama Komunitas Palembang Free Fly Terbangkan Burung Macau di Benteng Kuto Besak

Deni Hermawan | 21 Januari 2024, 14:13 WIB
Unik! Petualangan Seru Liburan Bersama Komunitas Palembang Free Fly Terbangkan Burung Macau di Benteng Kuto Besak

AKURAT.CO SUMSEL Menciptakan momen libur yang berkesan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melalui kegiatan latihan bersama menerbangkan berbagai jenis Burung Macau yang dilakukan oleh Komunitas Palembang Free Fly.

Memanfaatkan keindahan pemandangan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, anggota Komunitas Palembang Free Fly rutin melatih burung peliharaan mereka di pagi hari, khususnya pada hari libur nasional seperti hari Minggu.

Ketua Komunitas Palembang Free Fly, Ahmad Fikri, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membangun ikatan yang kuat antara Burung Macau dengan pemiliknya. 

Baca Juga: Sensasi Kuliner Legendaris Palembang: Menikmati Kelezatan Pempek Panggang Pakde Mantep yang Telah Berdiri Sejak 1980an

"Latihan ini memang biasa mas, setiap hari libur nasional seperti hari minggu anggota Komunitas Palembang Free Fly kami menerbangkan aneka Burung Macau seperti diwilayah BKB, Jakabaring, Citra Grand City (CGC) serta tempat lainnya," kata Ketua Komunitas Palembang Free Fly Ahmad Fikri saat dibincangi, Minggu (21/1/2024). 

Dia menekankan pentingnya kedekatan ini karena Burung Macau memiliki karakteristik khusus yang membangun ikatan emosional dengan pemiliknya.

Ahmad Fikri juga membagikan tips perawatan Burung Macau, termasuk membersihkan kandang dan menyediakan makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan burung dan mencegah penyakit.

Selain itu, Burung Macau yang mereka latih dilengkapi dengan GPS dan baterai yang dapat bertahan selama dua hari.

Pemasangan GPS bertujuan agar Burung Macau dapat dilacak lokasinya jika terbang terlalu jauh atau saat Burung Macau lupa jalan pulang.

Jenis Burung Macau yang dipelihara oleh komunitas ini meliputi blue gold, baby catalina, dan Harlequin macaw.

Dengan harga mulai dari Rp40 juta hingga Rp300 juta, burung-burung ini diperoleh dari pasokan resmi di Jakarta, Semarang, Bandung, dan daerah-daerah lain di luar Sumatera Selatan.

"Kami mendapatkan pasokan dari Jakarta, Semarang dan Bandung serta wilayah luar Sumsel lainnya. Belinya juga resmi dengan surat kepemilikan," jelasnya.

Aktivitas ini tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga menciptakan kebersamaan di antara anggota komunitas yang berbagi minat yang sama. 

Semoga kegiatan ini terus memberikan keceriaan bagi anggota Komunitas Palembang Free Fly dan menginspirasi orang lain untuk mengeksplorasi hobi yang unik dan seru. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A