Sumsel

Mantab! Ini 3 Wisata Hits di Musi Rawas dan Harga Tiketnya, Sangat Ramah Ekonomis

Deni Hermawan | 22 Januari 2024, 10:00 WIB
Mantab! Ini 3 Wisata Hits di Musi Rawas dan Harga Tiketnya, Sangat Ramah Ekonomis

 

AKURAT.CO SUMSEL Mungkin masih banyak para pelancong yang belum mengenal wisata-wisata di Musi Rawas yang merupakan salah satu bagian dari Sumatera Selatan.

Terletak 289 km dari kota Palembang dengan waktu tempuh 4 jam, wisata di Musi Rawas tak kalah indah dengan lokawisata di kota-kota lainnya.

Salah satu wisata di Musi Rawas yang pernah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu, Dusun Sri Pengantin.

Baca Juga: UNIK! Saat Banjir di Musi Rawas Jadi Wahana Bermain Air Warga

Selain itu, terdapat beberapa wisata yang bisa dikunjungi saat berada di Kabupaten yang mempunyai tagline Mantab ini (Maju, Mandiri dan Bermartabat).

Topografi Musi Rawas terdiri dari lembah hijau, sungai, danau hingga pegunungan.

Hal inilah yang menjadi salah satu faktor pendukung wisata di Kabupaten ini menyuguhkan panorama alam yang spektakuler kepada para pelancong.

Apa saja wisata di Musi Rawas yang populer dan sedang hits di Media Sosial?

Simak artikel ini sampai selesai untuk mengetahui informasi lebih lengkap tentang wisata di kabupaten ini.

Berikut beberapa tempat wisata di Musi Rawas yang wajib kamu kunjungi saat berkunjung ke Sumatera Selatan.

3 Wisata di Musi Rawas yang Populer dan Hits di Media Sosial

1. Danau Aur

Danau Aur merupakan salah satu destinasi alam di Musi Rawas yang menawarkan pemandangan indah.

Terletak di Desa Sumberharta, Kecamatan Sumber Harta, dan dapat dicapai dalam waktu sekitar setengah jam perjalanan dari pusat kota Musi Rawas, Muara Beliti.

Akses jalan menuju Danau Aur tergolong baik dengan kondisi jalan yang sudah diaspal.

Lokasi danau ini berada di tepi jalan raya, memudahkan akses bagi wisatawan yang ingin mengunjungi destinasi ini.

Jarak tempuh dari pusat kota Musi Rawas, Muara Beliti, ke Danau Aur sekitar 30 menit.

Selain menikmati keindahan alamnya, Danau Aur juga menawarkan pengalaman unik dengan adanya puluhan rumah makan terapung yang dapat dinikmati oleh pengunjung.

Tiket masuk ke Danau Aur pada hari biasa dihargai Rp3.000, sementara pada hari-hari besar dikenakan biaya Rp5.000.

Untuk anak-anak memiliki keistimewaan, dimana mereka dibebaskan dari biaya masuk.

2. Bukit Cogong

Wisata di Musi Rawas ini terletak di Desa Sukakarya, Kecamatan STL. Ulu Terawas, dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 30 menit dari kota Lubuklinggau dan Muara Beliti.

Bukit Cogong, sebagai objek wisata, menawarkan ketenangan yang jauh dari keramaian kota dan masih bersatu dengan keindahan alam.

Hal ini membuat pengunjung betah untuk sejenak merefresh pikiran dengan berkunjung ke sini.

Selain menikmati panorama alamnya, pengunjung Bukit Cogong juga dapat menikmati keindahan flora, seperti bunga anggrek yang mekar dengan warna cantik, yang tersebar di kawasan ini.

Keunikan lainnya adalah kesempatan bagi pengunjung untuk berburu buah durian, karena masih banyak pohon durian yang berbuah lebat dengan rasa yang manis, terutama saat musim durian.

Wisatawan yang berkunjung ke Bukit Cogong juga dapat menikmati wahana permainan seperti Flying Fox dan Burma Bucket.

Tiket masuknya di hari libur dikenai biaya Rp 5.000, sedangkan pada hari biasa, tiket masuknya seharga Rp 3.000.

3. Danau Merung

Dananu Merung masih belum banyak dikenal oleh wisatawan luar kota. Terletak di Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, tempat wisata ini sangat ideal untuk liburan bersama keluarga.

Selain menawarkan pesona alam yang menarik, Dananu Merung juga menyediakan beberapa lokasi estetik yang cocok untuk mengabadikan momen bersama keluarga.

Itulah wisata terpopuler di Musi Rawas yang Sedang Hits di Media Sosial yang harga tiket masuknya ramah ekonomis. (MG/CC Dandy Dwi Putra Handho)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto