Sumsel

Menjelajahi Tebat Lereh: Permata Hijau Pagaralam yang Masuk Jajaran 50 Besar Desa Wisata Terbaik Indonesia

Maman Suparman | 31 Januari 2026, 22:00 WIB
Menjelajahi Tebat Lereh: Permata Hijau Pagaralam yang Masuk Jajaran 50 Besar Desa Wisata Terbaik Indonesia

AKURAT.CO SUMSEL Kota Pagaralam tidak hanya menawarkan pesona Gunung Dempo yang melegenda. Di sudut lain kota ini, terdapat sebuah destinasi yang berhasil mencuri perhatian nasional, yakni Desa Wisata Tebat Lereh.

Berkat perpaduan apik antara keasrian alam dan kentalnya adat istiadat, desa ini sukses menembus jajaran 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) sejak tahun 2022.

Tebat Lereh bukan sekadar tempat singgah, melainkan sebuah paket lengkap bagi pelancong yang merindukan harmoni antara ketenangan alam, warisan budaya, dan kelezatan kuliner lokal.

Daya tarik utama yang menjadi primadona di desa ini adalah wisata alamnya yang masih perawan. Salah satu yang paling diburu wisatawan adalah Air Terjun Penyejukan.

Sesuai namanya, air terjun ini menawarkan atmosfer udara yang sejuk dengan air yang sangat jernih, dikelilingi rimbunnya pepohonan hijau yang menenangkan jiwa.

Baca Juga: 5 Larangan Saat Mengunjungi Danau Ranau, Bukan Sekedar Mitos

Bagi pencinta fotografi, setiap sudut Tebat Lereh menyuguhkan lanskap alami yang sangat instagrammable, mulai dari hamparan persawahan hingga aliran sungai yang berbatu.

Apa yang membuat Tebat Lereh berbeda dengan destinasi wisata alam lainnya adalah komitmen warganya dalam melestarikan tradisi. Pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan, tetapi juga pengalaman berinteraksi dengan kearifan lokal masyarakat Besemah.

Kelestarian adat yang masih dijunjung tinggi di sini menjadi nilai tambah yang membuat Tebat Lereh diakui oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai salah satu desa wisata terbaik. Arsitektur rumah tradisional dan keramahan penduduknya memberikan kesan hangat bagi siapa saja yang datang berkunjung.

Tak lengkap rasanya bertandang ke Tebat Lereh tanpa mencicipi sajian kulinernya. Desa ini menawarkan berbagai panganan tradisional yang diolah dengan resep turun-temurun. Bahan-bahan segar yang diambil langsung dari alam sekitar menjamin cita rasa autentik khas daerah Pagaralam yang sulit ditemukan di tempat lain.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia