Sumsel

Jarak Pandang Turun Jadi 450 Meter, Dua Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terlambat

Kurnia | 20 Oktober 2026, 17:47 WIB
Jarak Pandang Turun Jadi 450 Meter, Dua Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terlambat
Ilustrasi, Bandara. - Canva

AKURAT.CO SUMSEL Kabut asap yang mengganggu jarak pandang di Kota Palembang berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Selasa (20/10/2026).

Dua penerbangan keberangkatan mengalami keterlambatan setelah jarak pandang di bandara turun hingga 450 meter.

General Manager Bandara SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab mengatakan, jarak pandang terpantau mencapai 450 meter pada pukul 08.30 WIB. Kondisi tersebut berada di bawah batas yang dibutuhkan untuk mendukung operasional penerbangan secara aman.

Berdasarkan catatan operasional bandara, penerbangan ID7054 dengan rute Palembang–Halim Perdanakusuma yang dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB baru lepas landas pada pukul 09.41 WIB.

Keterlambatan juga dialami penerbangan IU302 rute Palembang–Pangkalpinang. Pesawat yang seharusnya berangkat pukul 09.10 WIB tersebut baru lepas landas pada pukul 09.33 WIB.

Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Herman Deru Sampaikan Harapan untuk Sumsel

Meski sempat terganggu, kondisi jarak pandang berangsur membaik menjelang siang. Ahmad menyebut jarak pandang di Bandara SMB II telah mencapai 1.500 meter pada pukul 11.31 WIB.

“Untuk saat ini visibility per pukul 11.31 WIB sudah baik di angka 1.500 meter,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Sementara itu, laporan operasional yang diperbarui sekitar pukul 11.33 WIB mencatat status realisasi penerbangan GA107 rute Palembang–Jakarta dan GA102 rute Jakarta–Palembang belum diketahui.

Penurunan jarak pandang di Bandara SMB II terjadi di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap di Palembang.

Data pemantauan menunjukkan konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di kawasan Talang Betutu mencapai 486 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 07.00 WIB.

Pada waktu yang sama, konsentrasi PM2.5 di kawasan Musi 2 tercatat sebesar 350,1 µg/m³.

Partikulat PM2.5 merupakan partikel polusi berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Konsentrasi yang tinggi menjadi perhatian karena berisiko mengganggu kesehatan masyarakat.

Hingga Selasa menjelang siang, jumlah penerbangan yang terdampak gangguan jarak pandang di Bandara SMB II masih bersifat sementara.

Perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang dapat memengaruhi operasional penerbangan berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia