Sumsel

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kebakaran Hanguskan 1 Hektare Lahan di Jakabaring Sport City Palembang

Deny Wahyudi | 9 Oktober 2026, 17:07 WIB
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kebakaran Hanguskan 1 Hektare Lahan di Jakabaring Sport City Palembang
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kebakaran Hanguskan 1 Hektare Lahan di Jakabaring Sport City Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran lahan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (8/10/2026), menghanguskan sekitar satu hektare area.

Api yang diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan itu juga merambat hingga ke area trek sirkuit balap motor.

Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas gabungan berjibaku memadamkan api selama kurang lebih tiga jam hingga kobaran berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.00 WIB.

Komandan Satuan Tugas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare.

Berdasarkan pemantauan di lokasi dan koordinasi dengan Polsek Seberang Ulu I Palembang, dugaan sementara kebakaran dipicu puntung rokok yang dibuang ke lahan kering.

Puntung rokok tersebut diduga menyulut ban bekas yang berada di kawasan sirkuit. Kondisi lahan yang kering membuat api cepat membesar dan merambat ke area sekitarnya.

Baca Juga: 88 Warga Palembang Dapat Umrah Gratis dari Pemkot, Ada Pendonor Darah hingga Juara MTQ

“Puntung rokok tersebut merambat ke ban bekas yang berada di lokasi sirkuit balap motor. Kondisi lahan yang sangat kering dan mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar,” kata Khabib Mahfud, Jumat (9/10/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran sempat menjalar hingga ke bagian trek sirkuit.

Khabib mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang ditumbuhi rumput kering atau memiliki material yang mudah terbakar.

Ia juga mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang masih rawan memicu kebakaran.

“Ini di tengah puncak musim kemarau dan fenomena El Nino yang membuat lahan sangat mudah terbakar,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia